Ketua Satgas manajemen program data penanganan stunting BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Mai Debora Gultom mengatakan, Langkat di tahun 2022 memiliki target 27,65% tapi kita bisa mencapai 18,6% artinya 9% lebih rendah dari target.
Baca Juga: Terkait Abrasi di Abdya, Dinas PUPR dinilai Kurang Peka
"Ini PR yang besar untuk kabupaten Langkat supaya mempertahankan jangan sampai naik lagi, dengan capaian angka itu semua ini kita juga sudah banyak bekerja untuk penanganan stunting di kabupaten Langkat," sebutnya.
Dikatakanya, disini sudah maksimal dalam melakukan intervensi spesifik maupun spesifiknya begitu dan target SKI, target sebenarnya dari pusat yang disampaikan untuk Langkat itu sebenarnya 23,25%, ternyata Langkat itu dibawah dari target yang diberi dari pusat 18,6%.
Baca Juga: Baskami Minta Dampak Longsor Ruas Lolowua - Dola Segera Ditangani
Dia berharap untuk tetap mempertahankan ataupun turun dan kalau bisa dibawa 14% seperti capaian yang diharapkan oleh Bapak Presiden Jokowi untuk tahun 2024.(AA)