Realitasonline.id - Batu Bara | PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali memperkuat hubungan dengan insan pers Batu Bara melalui seminar bertajuk "Fotografi Jurnalistik untuk Menjadi Mata Dunia".
Acara yang berlangsung di Gedung MPH Inalum, Selasa (8/10/2024), ini menjadi wadah bagi para jurnalis untuk menggali lebih dalam dunia fotografi jurnalistik, khususnya di tengah era digital yang semakin mendominasi.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai Organisasi Pers, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Wartawan Online (IWO), serta insan pers Batu Bara lainnya.
Baca Juga: Bentuk Tali Asih, Dandim Abdya Salurkan Bantuan Korban Kebakaran
Turut Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan PT Inalum yang diwakili Chandra Gunawan Dalimunthe selaku Manager Humas Inalum, Suriono Selamat, dan Zuvri dari Humas Inalum, serta perwakilan dari Indonesia Aluminium Alloy (IAA) yakni Fajar Dzil Ikram dan Mery Silaen.
Dirut PT Inalum Ilhamsyah Mahendra melalui Manager Humas Inalum Chandra Gunawan Dalimunthe, dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan baru bagi para jurnalis, terutama di bidang fotografi.
"Semoga seminar ini bisa memberikan wawasan baru, khususnya di bidang fotografi, untuk rekan-rekan sekalian," ungkapnya.
Baca Juga: Pemberdayaan BRI Tingkatkan Skala Usaha Klaster Usaha Rumput Laut Semaya di Nusa Penida
Tidak hanya menyajikan materi teknis, seminar ini juga dipenuhi diskusi yang mendorong jurnalis untuk lebih kritis dalam memanfaatkan foto sebagai elemen pendukung berita.
Ketua PWI Batu Bara, Muhammad Amin, menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap seminar tersebut.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena menambah wawasan yang sangat berguna. Terutama dalam memanfaatkan foto untuk meningkatkan minat pembaca di media kita. Bila dimasukkan dengan cermat, foto bisa menghancurkan atau memperindah cerita. Itu menjadikannya sangat penting dalam kegiatan jurnalistik," ujarnya.
Salah satu narasumber utama, Ferdy Siregar, memberikan materi mengenai sejarah, teknik, hingga etika dalam foto jurnalistik.