sumut

Uang 17 Juta Dari Kotak Infaq Raib, Kinerja Polres Siantar Dipertanyakan

Senin, 2 Februari 2026 | 16:53 WIB
outlet Maha Asyik tempat penitipan kotak Infaq (Realitasonline.id/RH)

Realitasonline.id - Pematangsiantar | Lebih tiga bulan, maling kotak infaq masih berkeliaran. Meski sudah terekam CCTV, maling kotak amal (infaq) di outlet Ayam Pecak Maha Asyik Jalan Bola Kaki, Kecamatan Siantar Barat masih belum ditangkap.

Uang sejumlah lebih kurang Rp. 17 juta raib. Rekaman CCTV yang dipasang di lokasi kejadian memperlihatkan jelas wajah pelaku. Kinerja Polres Pematangsiantar yang terkesan lambat dan cuek itu pun kini dipertanyakan.

“Ini uang umat, bukan uang outlet ayam Pecak Maha Asyik. Setidaknya ini kan kami harus pertanggungjawabkan. Terkhusus pertanggungjawaban secara moral,” tegas Kuasa Hukum PT. Maha Asyik Nusantara, Rony Lesmana, kepada sejumlah awak media, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Maling Motor asal Tanjungbalai Dihajar Massa, Ditangkap Polisi di Padangsidimpuan

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi di akhir Oktober tahun 2025 lalu. Ketika itu bertepatan hari Jumat, supervisor ayam pecak outlet Jalan Bola kaki mendapati hal janggal di meja kasir. Kotak amal yang biasa terletak disana sudah raib.

Kehebohan pun terjadi, seisi area disisi dan tidak menemukan kotak infaq tersebut. Tidak mau saling tuding, rekaman CCTV yang dipasang di beberapa titik outlet dibuka.

Hasilnya mengejutkan, pada dini harinya di tanggal 30 Oktober 2025 sekitar pukul 02.58 WIB seorang pria terekam memasuki areal ruang makan outlet. "Beberapa pekerja mengenali orang tersebut, dan bukan karyawan disitu. Tidak ada hubungan juga dengan outlet Maha Asyik Cabang Jalan Bola Kaki. Kuat dugaan pria berinisial AF itu lah pelakunya," jelas Rony.

Baca Juga: Meresahkan! Banyak Maling di Daerah Jermal, Warga Pertanyakan Kapolrestabes Medan

Setelah dilaporkan kepada management, esoknya secara resmi outlet ayam pecak Maha Asyik membuat laporan ke polisi. Diwakili salah seorang karyawan yang bernama Budi Hardianto, management PT. Maha Asyik Nusantara membuat laporan ke Polres Pematangsiantar.

"Laporan tertuang dalam LP / B / 504/ XI / 2025 / SPKT / POLRES PEMATANG SIANTAR / POLDA SUMATERA UTARA. Hanya saja, hingga saat ini laporan tersebut tak juga ada perkembangan," jelas Rony.

Pihak management Ayam Pecak Maha asyik juga sudah membuat beberapa langkah hukum. Seperti membuat Dumas ke instansi Polri secara berjenjang.

Baca Juga: Isu “Maling” Obat Puskesmas di Karo Mulai Terkuak, Kadis Dinkes ; Harus Dikejar dan Diungkap Pelakunya

“Karna ini bukan persoalan kerugian yang dialami management Maha Asyik semata, tetapi bagaimana masyarakat merasa nyaman dan aman ketika uangnya bisa disalurkan untuk kepentingan kemaslahatan umat. Tidak berakhir di tangan seorang pencuri,”tukasnya. (RH)

 

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB