sumut

Operasi Modifikasi Cuaca Digelar, Ketinggian Air Danau Toba Ditargetkan Naik Menjelang Musim Kemarau

Senin, 13 April 2026 | 08:17 WIB
BMKG bersama PJT I dan INALUM melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan ketinggian permukaan air Danau Toba

 

Realitasonline.id — Batu Bara | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika bersama Perum Jasa Tirta I dan PT Indonesia Asahan Aluminium melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk meningkatkan ketinggian permukaan air Danau Toba.

 

Operasi dilakukan saat elevasi air Danau Toba berada di level 903,00 mdpl. Langkah ini dinilai strategis sebagai upaya menjaga cadangan air menjelang musim kemarau.

 

Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Edison, menyebut pelaksanaan OMC didasarkan pada prediksi musim yang menunjukkan kondisi transisi dari musim hujan ke kemarau pada April 2026.

Baca Juga: ULT Jadi Langkah Awal Hadirnya BNN di Padangsidimpuan

Kondisi atmosfer saat ini dinilai mendukung. Kelembapan udara yang tinggi, berkisar antara 70 hingga 100 persen, memungkinkan proses modifikasi cuaca berjalan optimal.

 

“Operasi ini menjadi langkah preventif untuk mengoptimalkan potensi curah hujan dan menjaga cadangan air,” ujarnya melalui humas inalum pada Minggu, (12/4/26).

 

Lebih lanjut, Edison menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca kini tidak hanya berfokus pada penanganan bencana hidrometeorologi. BMKG mulai mengarahkan peran OMC untuk mendukung ketahanan pangan, energi, dan air secara berkelanjutan.

Baca Juga: 2 Bulan Buron, Perampok Toke Ikan Ditangkap Polres Padangsidimpuan, Seorang Lagi Masih Diburu

Operasi direncanakan berlangsung selama 25 hari dengan pengawasan tim ahli meteorologi, hidrologi, dan lingkungan. Evaluasi juga akan dilakukan secara berkala melalui analisis cuaca dari pos meteorologi terdekat.

Halaman:

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB