Realitasonline.id| LANGSA - Sentakan "denyut nadi" RSCM (Rumah Sakit Umum Cut Meutia) Kebun Baru Langsa Aceh sangat jauh berbeda antara dulu dengan sekarang.
Kalaul dulu banyak memprediksikan RSCM tak kan mampu membangkitkan kembali memberi pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
Apalagi di kala itu pihak managementnya benar benar hancur. Sementara pasien ditangani kurang profesional.
Baca Juga: Ketum Karate Porbikawa Sumut: Kami telah Mendapat Mandat Menyusun Kepengurusan
Sehingga pasien merasa ragu mendapatkan perawatan, dan pasien jua mengeluh sebagai karyawan dari perkebunan karet dan sawit itu.
Gedung bekas peninggalan Belanda itu sebelumnya banyak menimbulkan kendala dan dialami para tenaga medis.
Bahkan nyaris terjadinya mogok kerja, kini telah disulap menjadi lebih bernilai sebagai Rumah Sakit Umum.
Pantauan Realitasonline Medan yang sangat menarik terkait upah pembayaran gaji setiap bulan, sering terlambat. Sehingga sempat menimbulkan anekdot gaji dibayar di atas tanggal 50. Hal ini sempat menjadi buah bibir dikalangan karyawan sendiri.
Nah, sekarang, Rumah Sakit Cut Meutia Kebun Baru Langsa sangat jauh berbeda antara dulu dan sekarang.
Baca Juga: Paripurna DPRD Kota Medan Serahkan Ranperda Pengelolaan Sampah, Begini Perubahannya
Sekarang ini RSCM telah jauh berbeda dan banyak perubahan yang sangat drastis.
Kalau boleh dikatakan, akibat keterpurukan itu "denyut nadi" yang dulu hanya tinggal 20 persen. Kini telah mampu bangkit, bagaikan disulap dengan racikan seorang insinyur dari PTPN-I Aceh.
Bangkitnya secara drastis diawali dengan sikap keibuannya, Ir Ernawati yang lebih akrab disebut dengan nama panggilannya BU Nana.
Sehingga mampu membuat perubahan di berbagai unit dengan terobosan managemen bermotto AKHLAK.
Buk Nana, lebih mengedepankan Ikhlas, Ramah dan Cepat. Ini harus disandang di semua bidang sebagai dasar yang harus disajikan (diterapkan) kepada semua pasien rawat inap maupun rawat jalan.
Sehingga dalam waktu 18 bulan diracik oleh Ernawati sebagai Direktur PT Cut Meutia Medika Nusantara (PT CMMN) bagaikan meroket memoles ruangan untuk membuat perubahan secara keseluruhan.