Realitasonline.id - Abdya | Satlantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (14/2/2025) menyapa dan memberikan motivasi kepada pengendara di kawasan tertib lalu lintas (KTL) dalam rangka mengoptimalkan Operasi Keselamatan Seulawah 2025.
Para personel Sat Lantas menyapa langsung pengendara sekaligus memberikan hadiah berupa coklat untuk pengendara roda dua. Pemberian coklat dimaksud sebagai bentuk motivasi dan apresiasi bagi pengendara yang tertib berlalu lintas.
Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto melalui Kasat Lantas, AKP Tri Andi Dharma SSos MSi mengatakan, pemberian coklat bagi pengendara roda dua ini dalam rangka Operasi Keselamatan Seulawah 2025 sekaligus untuk memberikan motivasi kepada pengendara agar terus mentaati aturan berlalulintas di jalan raya.
Baca Juga: Peran Pemerintah dalam Pengembangan Industri Otomotif
"Personel Sat Lantas Polres Abdya melaksanakan kegiatan pembagian coklat kepada pengendara yang tertib berlalulintas saat berkendara. Ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada masyarakat dalam menjaga keselamatan dirinya saat berkendara," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, para personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Pihaknya terus mengoptimalkan penerapan aturan tertib berlalu lintas kepada semua pengendara. Karenanya, dia mengimbau kepada seluruh pengendara, agar melengkapi surat-surat kendaraan serta atribut keselamatan saat berkendara.
Baca Juga: Tantangan dan Peluang Industri Otomotif di Indonesia
Masih banyak pelanggaran seperti melawan arus, knolpot brong atau tidak sesuai standar, kendaraan memakai rotator yang tidak sesuai peruntukan, balap liar dan kebut-kebutan, menggunakan handphone saat berkendara.
Kemudian tidak menggunakan helm SNI serta tidak memiliki SIM, tidak menggunakan sabuk pengaman, berboncengan sepeda motor lebih dari satu orang dan kecepatan berkendara tidak sesuai aturan.
Tidak hanya diwajibkan memiliki SIM, para pengendara juga diwajibkan untuk melengkapi surat-surat kendaraan serta kelengkapan lainnya agar aman saat berkendara.
"Beragam upaya terus kami lakukan untuk mengajak masyarakat untuk lebih mengoptimalkan penerapan aturan berlalu lintas. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan," imbuhnya.(Zal)