Dalam diskusi tersebut, Bupati Safaruddin juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Abdya sebagai jembatan diplomasi budaya dunia. Menurutnya, langkah ini untuk merawat sejarah bersama, memperkuat hubungan internasional, serta membuka peluang kerja sama perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan.
Baca Juga: Semangat HUT ke 80 RI, Warga Kuta Bak Drien Abdya Gelar Aneka Lomba Rakyat
Sebelumnya, dukungan serupa juga telah disampaikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau lebih dikenal Mualem. Pada 18 Juli 2025, Mualem mengirim surat resmi kepada Gubernur Massachusetts yang menekankan pentingnya mempertahankan logo Salem yang didalamnya memuat Po Adam sebagai simbol persahabatan transoceanic (melampau samudera) antara Aceh dan Kota Salem yang telah terjalin hampir dua abad.
“Generasi Abdya harus tahu, wilayah ini pernah masyhur, diperbincangkan lintas samudera, bahkan sampai ke gedung parlemen Amerika,” tutup Bupati Safaruddin.(Zal)