Orang Utan Lucu Muncul Di Kebun Warga Aceh Tamiang Akhirnya Dievakuasi BKSDA

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Minggu, 23 Juli 2023 | 10:29 WIB
Seekor orang utan yang dievakuasi BKSDA Aceh. (Realitasonline.id/Dokumen)
Seekor orang utan yang dievakuasi BKSDA Aceh. (Realitasonline.id/Dokumen)

Aceh Tamiang – Realitasonline.id| Orang Utan Sumatra (Pongo abelii) berjenis kelamin jantan muncul di kebun warga Aceh Tamiang.

Kebun warga itu berada di pedalaman Dusun Kaloy Gampong Perkebunan Pulau Tiga Kecamatan Tamiang Hulu Aceh Tamiang. Orangutan yang tersesat di kebun warga itu langsung dievakuasi pada Sabtu, 15 Juli 2023.

Tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan atas diri orang utan lucu itu, warga langsung melaporkannya ke BKSDA Aceh.

Baca Juga: Penampakan Batu Gajah di Jalan Nasional Banda Aceh Meulaboh Bikin Jantung Serasa Copot

Tim BKSDA Aceh dan OIC mendapatkan laporan awal dari masyarakat dan langsung menuju ke titik lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Evakuasi dilakukan dengan cara tembak bius.

“Benar, kita bersama BKSDA Aceh dan SOCP YEL berhasil merescue satu individu orang utan sumatra di perladangan Dusun Kaloy Desa Perkebunan Pulau Tiga Tamiang Hulu,” ucap Manager HOCRU OIC (Orangutan Information Center) Krisna, Sabtu (22/7/2023).

Dari hasil pemeriksaan tim medis hewan, tidak ditemukan luka benda tajam ataupun peluru tembak di tubuh Pongo abelii. Kondisi satwa kunci tersebut dalam keadaan sehat dan sudah direlokasikan ke habitat aslinya.

Baca Juga: Serunya Siswa Baru Jalani MPLS Di SMAN 1 Ranto Peureulak Aceh Timur

Krisna menerangkan area evakuasi orang utan tersebut dilakukan di lokasi APL kebun masyarakat yang tidak ada koneksi dengan hutan lindung dan areal konservasi lainnya. Sehingga diperlukan upaya translokasi.

“Translokasi juga kita lakukan di hari yang sama yaitu pada Sabtu 15 Juli 2023 diareal dengan vegetasi hutan Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang,” kata Krisna.

Lanjutnya, pemilihan lokasi tersebut juga berdasarkan keputusan bersama pihak BKSDA Aceh dan tim Rescue untuk translokasi Orangutan ke kawasan hutan dengan ketersediaan pakan yang cukup serta jauh dari pemukiman warga.

Baca Juga: Begini Cara Dekranasda Sumut Merayakan Hari Anak Nasional ke-39

Krisna menuturkan penyebab terjebaknya beberapa individu Orangutan di kebun masyarakat terjadi akibat hilangnya koneksi pohon ke areal hutan.

Peralihan fungsi hutan menjadi area perkebunan, dan pembukaan jalan kerap memicu konflik satwa dan manusia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X