Harga Pupuk Urea Bersubsidi Kian Mencekik Leher Petani Di Agara

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 1 Agustus 2023 | 16:49 WIB
Pupuk Urea bersubsidi di Agara pada Selasa (1/8/2023). (Realitasonline.id/Dokumen)
Pupuk Urea bersubsidi di Agara pada Selasa (1/8/2023). (Realitasonline.id/Dokumen)

 

                  "Pupuk Indonesia Diminta Cabut Izin Distributor Nakal"

 

Agara - Realitasonline.id| Harga pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Agara (Aceh Tenggara) terus menuai masalah hingga mencekik leher para petani.

Permasalahan pupuk ini terkesan tidak ada upaya penindakan dari aparat penegak hukum (APH) setempat. Pasalnya, harga untuk penebusan pupuk urea bersubsidi di daerah kecamatan Darul Hasanah dan Lawe Sigala-gala pada Selasa (1/8/2023) mencapai Rp 150 ribu hingga 180 ribu per sak.

Hal ini seolah-olah ada pembiaran dari pihak Distributor yang ada di wilayah tersebut tentang tingginya harga pupuk urea bersubsidi di wilayah kecamatan yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 112.500 per sak.

Baca Juga: Terjatuh Dari Boncengan Sepeda Motor Pelajar di Tapsel Tewas

Seperti informasi yang dihimpun oleh realitasonline.id dari masyarakat di daerah Darul Hasanah yang menebus pupuk di kios UD Semangat Baru dan UD Alwi Mandiri.

Pihak kios menjual pupuk urea bersubsidi mencapai Rp 150 ribu hingga Rp 180 ribu per sak dari harga jual yang didapati dari kios di wilayah Darul Hasanah.

Itu sudah melebihi harga HET yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun dilema harga pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Agara terkesan ada pembiaran dari APH, sehingga harga pupuk itu terus mencekik leher para petani di Agara.

Baca Juga: Meriahkan HUT RI ke 78, KONI Padangsidimpuan Jaring Atlet Muda Lewat Gelar Gebyar Olahraga

Sementara itu Distributor RE Tani Luhut Simanjuntak yang kini menjabat sebagai anggota DPRK Agara dari partai Gerindra saat dikonfirmasi media via WhatsApp pribadinya, namun terkait hal itu dia belum bisa memberikan keterangan.

Arafik Beruh salah seorang aktivis Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (GAKAG) Aceh Tenggara mengatakan terkait masalah harga pupuk urea bersubsidi di Agara terus menerus menuai masalah.

Baca Juga: Kanwil DJP Sumut I: Program Pajak Bertutur Kenalkan Sadar Pajak Kepada GenZ

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X