Realitasonline.id | Helm merupakan perlengkapan wajib yang harus dipakai setiap kali berkendara motor. Oleh karenanya helm harus nyaman digunakan oleh para pengendara.
Di saat musim hujan yang megguyur para pengendara motor, helm basah juga menjadi kendala tersendiri.
kadang-kadang, usai menerobos hujan pengendara motor lupa jika helm masih tergantung di kaca spion atau jok motor yang diparkir di tempat terbuka.
Baca Juga: Ingin Pensiun ? 5 Tempat Ini Bisa Jadi Pilihan Untuk Menikmati Hidup
Hal ini pastinya membuat kesal apalagi ketika helm sudah digenangi air alias menjadi gayung, pastinya tidak akan nyaman dan menimbulkan bau ketika dipakai.
Helm basah inilah yang dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti pernyakit kulit. Berikut dampak dari memakai langsung helm yang masih basah.
1. Dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur
Helm yang lembab dan basah dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di kepala karena mengandung bakteri. yang nantinya akan menyebabkan penyakit di kulit kepala.
Baca Juga: Bukan Halangan, Ini Tips Touring Memakai Motor Sport
Gejala awal biasanya gatal-gatal di sekitar kulit kepala. Jika sudah terasa gatal, artinya sudah ada jamur yang tumbuh di sekitar kulit kepala akibat helm yang basah tersebut.
2. Bakteri dan jamur dapat menyebar ke seluruh tubuh
Bukan hanya tumbuh di kepala, bakteri dan jamur ini bahkan bisa menyebar ke pipi dan dagu yang berasal dari tali untuk mengencangkan helm yang melingkar di daerah tersebut. Akibatnya dapat menyebabkan panu, kudis, jerawat, dan kepala ketombean.
Baca Juga: Anti Capek, Ini Trik Bongkar Pasang Baut Velg Mobil
3. Menganggu Konsentrasi