Contoh Ceramah Singkat Ramadhan 2023 Tentang Etika Bertamu, Bisa Jadi Bahan Kultum

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Senin, 27 Maret 2023 | 17:02 WIB
Ceramah singkat tentang etika bertamu (Realitasonline.id/ Pixabay.com)
Ceramah singkat tentang etika bertamu (Realitasonline.id/ Pixabay.com)


MEDAN - realitasonline.id | Untuk bahan kuliah tujuh menit (kultum), contoh materi ceramah singkat Ramadhan 2023 tentang etika bertamu ini bisa menjadi bahan menarik untuk disampaikan ke umat.

Ceramah singkat Ramadhan mengenai etika bertamu ini dapat diulas lebih dalam, karena menyangkut pembuktian bahwa Islam menekankan hak-hak azasi manusia serta keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Jelang Buka Puasa, 3 Rumah dan Satu Mobil di Abdya Hangus Terbakar

Dalam ceramah singkat Ramadhan ini kita dapat mengupas tentang sifat manusia yang mengabaikan etika bertamu berarti mengganggu privasi seseorang, bahkan bisa menakut-nakuti.

Berikut ini contoh materi ceramah singkat Ramadhan 2023 tentang etika bertamu yang dilansir Realitasonline.id dari buku Pelajaran Bagi Ulil Abshar yang ditulis oleh Imtiaz Ahmad.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kali ini ceramah singkat Ramadhan tentang etika bertamu akan mengulas pentingnya memahami petunjuk Allah SWT supaya memelihara kedamaian di dalam masyarakat.

Ada empat katagori penting dalam ceramah singkat Ramadhan ini yang perlu mendapat perhatian untuk menjaga etika bertamu.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an An Nur 27-29

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu ingat. Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: Kembalilah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan".

Kita tidak diijinkan memasuki satu rumah tanja ijin dari pemiliknya. Juga dilarang untuk mengintip ke dalam rumah tersebut ketika pintu sudah dibuka untukmu. Perintah ini secara rinci disebutkan pada ayat-ayat di atas.

Baca Juga: Perencanaan Kurang Matang, Tanggul Bandar Udara di Madina Jebol Rumah Warga Tergenang Banjir

Rumah dibagi ke dalam empat katagori. Karena itu larangan-larangan dan tata cara di dalam Islam kemudian dibagi menurut katagori tersebut.

Katagori pertama: rumah sendiri di mana kita tinggal sendiri. Jelas kita tidak membutuhkan izin siapapun untuk memasukinya. Oleh karena itu tidak diatur secara khusus di dalam ayat-ayat di atas.

Katagori kedua: rumah-rumah yang ada penghuninya. Kita tidak diijinkan memasuki rumah-rumah ini tanpa mengucapkan salam kepada penghuni dan kemudian meminta ijin kepada mereka untuk masuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X