Tetapi bedanya salat Idul Adha yang dilakukan sendirian di rumah itu tidak perlu berkhotbah.
Baca Juga: Janji Bakal Bawa Perubahan, Rocky AP Gultom Siap Pimpin PP Tapsel
Walaupun boleh dalam melaksanakan Idul Adha di rumah tetap saja dianjurkan untuk mencari keramaian dalam melaksanakannya yang dilakukan secara berjemaah.
Dari kalangan para ulama menyikapi persoalan salat Idul adha yang dilakukan secara sendiri.
Syekh Abdul Qodir Al Jailani menganjurkan bagi orang yang melaksanakan salat Idul Adha secara bersamaan memiliki alasan tertentu bisa menggantinya dengan salat sendiri tetapi sebanyak 4 rakaat.
Baca Juga: Dilaporkan Ribuan Jamaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah PPIH Arab Saudi Jelaskan Sebabnya!
"Tak jauh dari serangkaian salat Ied seorang dianjurkan mengkada salat Ied ia boleh memilih salat 4 rakaat seperti salat Dhuha dengan beberapa takbir sunnah kemudian takbiratul ihram atau tanpa takbir sunah setelah takbiratul ihram sebagaimana baiknya ketika salat Dhuha. Kemudian kumpulkan seluruh anggota keluarga ataupun sahabatnya maka dengan demikian akan mendapatkan keutamaan yang banyak," (dari Syekh Abdul Qodir Al Jailani Al guniyah dari Darul kutub Al islamiyah juz 2 halaman 128).
Dari dari pandangan beberapa pendapat para ulama tetap harus bisa menghargai dan tidak perlu untuk mempersoalkan setiap apa yang mereka ucapkan karena pastinya bertanggung jawab atas dalilnya masing-masing.
Maka dari itu, bagi umat Islam jika memang berniat untuk melaksanakan salat berjemaah di masjid bisa bangun lebih awal sehingga tidak terlewatkan satu rakaat pun ketika melaksanakan salat berjemaah di masjid yang lebih dianjurkan. (MIF)