Realitasonline.id | Diisukan menjadi brand ambassador dan donatur Ponpes Al Zaytun, Jawa Barat akhirnya aktor Lucky Hakim mengklarifikasi isu tersebut.
Lucky Hakim mengklarifikasi usai diperiksa bareskrim Polri Jakarta bahwa ia membantah adanya jalinan kerjasama formal ataupun informal terkait endors serta brand ambassador dari Ponpes Al Zaytun.
"Apakah ada semacam kerjasama? atau apa saya katakan tidak ada kerjasama informal ataupun formal kan kalau formal tentunya Bupati mengetahui karena saya sebagai wakilnya. Tapi, dari informasi pun tidak ada," ucap Lucky Hakim terkait kasus Panji Gumilang.
Baca Juga: Tragedi Titanic 1912 Terulang Lagi, OceanGate Hentikan Tur Wisata Selam ke Bangkai Kapal
Lucky Hakim juga menyebutkan bahwa ketika ditanya penyidik dalam pemeriksaannya yang berlangsung lebih dari 10 jam ia menyampaikan keterangan tambahan soal Ponpes Al Zaytun.
Lucky Hakim juga menjelaskan bahwa ia tidak pernah kerjasama dengan Ponpes Al Zaytun, walaupun via akun Instagram terverifikasinya yang diikuti 300 ribu orang itu.
"Malahan saya sebelum ditanya, memberikan keterangan tambahan bahwa saya ingin memberitahu bahwa saya bukan brand ambassadornya. Tidak ada endorse, tidak ada di donatur, tidak ada mendonasikan apapun terhadap Ponpes Al Zaytun ini," tambahnya.
Baca Juga: Definisi Jodoh Nggak ke Mana, Kamil Akhirnya Nikahi Khansa Kenal 11 Tahun Lalu Jumpa saat KKN
Dilansir dari klarifikasi video di kanal YouTube cumi-cumi bahwa Lucky Hakim menekankan hubungannya dengan pihak Al Zaytun merupakan sebatas silaturahmi, tidaklah lebih.
"Jadi hubungan saya hanya sebatas silaturahmi. Saya ingin membuktikan bahwa permohonan silaturahmi saya ini ada suratnya jadi atas dasar inilah yang membuat saya punya relasi punya hubungan dengan Ponpes Al Zaytun pada saat itu," sambungnya.
Dalam pemeriksaannya pun, Lucky Hakim diperlihatkan video aktivitas di Al Zaytun. Ia pun bingung kemudian menjelaskan memang pernah diajari salam selain assalamualaikum. Pada saat itu, ia langsung menirukan secara spontan bukan maksud untuk menistakan.
Baca Juga: Benarkah Bank Indonesia Terbitkan Uang Redenominasi Berlaku Juli 2023? Cek Faktanya
"Tapi apakah saya menerapkan hal seperti itu? tidak. Saya tidak melakukan hal seperti itu dan saya tidak pernah melakukannya kecuali ketika diajarkan salam yang selain assalamualaikum, karena itu memang spontan," tegas Lucky Hakim. (MIF)