Realitasonline.id | Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan puasa yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Dalam pelaksanaannya, puasa enam hari di bulan Syawal bisa bertepatan dengan hari Senin dan Kamis. Dan sudah maklum bahwa berpuasa di hari Senin dan Kamis juga dianjurkan untuk dikerjakan.
Apabila mengerjakannya usai berpuasa penuh Ramadhan, bakal mendapat balasan pahala puasa selama satu tahun penuh.
Baca Juga: Mantap! Tempe Goreng Dinobatkan Makanan Vegan Terbaik di Dunia Kalahkan Spaghetti aglio e Olio
Seperti puasa sunnah lainnya melaksanakan ibadah puasa Syawal juga diawali dengan niat, makan sahur, menahan lapar dan berbuka di Maghrib untuk membatalkan.
Bolehkah menggabungkan puasa Syawal dengan puasa sunnah Senin Kamis dan bagaimana bacaan niatnya banyak ditanyakan.
Baca Juga: Sinopsis Dr Romantic 3 yang Tayang Perdana: Menyelipkan Kisah Kemanusiaan yang Mengharukan
Seperti diketahui puasa sunnah seperti puasa Syawal menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dikerjakan setelah Ramadan.
Lalu bagaimana hukum melaksanakan puasa Syawal digabung dengan puasa sunnah Senin Kamis apakah boleh dan sah?
Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر
"Barang siapa berpuasa Ramadhan lalu mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia mendapat pahala puasa setahun penuh." (HR. Muslim nomor 1164)
Baca Juga: DPRD Medan Soroti Lemahnya Pengawasan Izin Pendirian Bangunan, Walikota Bobby Diminta Bersikap Tegas
Menurut para ulama, menggabungkan niat puasa Syawal dengan niat puasa hari Senin atau hari Kamis hukumnya adalah boleh dan sah.