Akan tetapi wafatnya Rasulullah bukan akhir dari segala ajarannya tetapi untuk bangkit kembali menyebarkan atas apa yang disampaikan oleh beliau karena warisan ataupun ajarannya tetap akan memberikan dampak ataupun inspirasi bagi umat Islam yang ada di dunia.
Baca Juga: Perbasi Sumut Andalkan Tim 3 Lawan 3 di PON 2024
Selain itu, untuk mengenang wafatnya Rasulullah maka diharapkan untuk umat Islam merenung dan mengingat kembali pesan-pesan yang beliau sampaikan.
Karena ketika mengenang perjalanan hidup Rasulullah dalam penyebaran Islam maka akan mendorong umat Islam untuk meningkatkan amal kebaikan meningkatkan kualitas dalam beribadah serta memperdalam tentang tuntunan agama.
Dari kisah di atas ada beberapa hadis yang menerangkan tentang wafatnya Rasulullah.
Baca Juga: Massa TAMU Demo : Tangkap Mafia Bimtek Abiskan Dana Desa Palas
Sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari Aisyah beliau berkata:
"Saat Rasulullah sakit parah sampai ia wafat beliau selalu memasukkan tangan kanannya ke dalam air lalu beliau mencium dan mengusapkan ke wajahnya lalu berkata tidak ada Tuhan selain Allah Sesungguhnya kematian memang memiliki rasa sakit," (HR.Bukhari)
Kemudian ada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu bakar beliau berkata:
"Saat Rasulullah sedang sakit parah beliau ke masjid dengan wajah yang berkeringat beliau ikut berkumpul di masjid kemudian tersenyum itu membuat kami merasa senang pada saat itu juga beliau mengangkat tangannya ke langit dan berkata Ya Allah di sisimu aku berpegang teguh. Kemudian beliau pulang dan menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuanku," (HR. Abu Dawud). (MIF)