Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 95 orang meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Selain korban jiwa, bencana juga menyebabkan kerusakan material yang cukup parah.
Hal itu diungkapkan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu pada acara Safari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M yang dirangkai dengan Pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), bertempat di Desa Bargot Topong, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Rayakan Usia Emas 50 Tahun, Inalum Gelar Operasi Katarak Gratis dan Donor Darah
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai desa dan Kelurahan di Kecamatan Batang Angkola.
Bupati juga menyampaikan, bulan Isra’ Mi’raj ini menjadi pengingat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan yang akan datang.
Pemerintah daerah saat ini berupaya agar masyarakat yang rumahnya terdampak dapat menempati hunian sementara yang lebih layak sebelum Ramadhan tiba.
Gus Irawan Pasaribu, juga menyampaikan rasa rindu dan kedekatannya dengan masyarakat Batang Angkola.
Meski memiliki agenda yang padat dan harus kembali lagi ke Sipirok untuk menghadiri acara berikutnya, Bupati tetap menyempatkan diri hadir di tengah-tengah jamaah pengajian akbar BKMT.