Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Arse gelar Pengajian Akbar yang dirangkai dengan Safari Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW serta penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, di Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel, Minggu (25/1/2026).
Pengajian akbar ini dihadiri langsung Bupati Tapsel Gus Irawan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Murni, unsur perangkat daerah, pengurus BKMT, tokoh agama, tokoh adat, serta ratusan masyarakat Kecamatan Arse yang memadati lokasi kegiatan.
Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan rasa rindunya kepada masyarakat Kecamatan Arse sehingga berupaya hadir secara langsung di tengah-tengah warga meskipun dihadapkan pada padatnya agenda pemerintahan.
Baca Juga: Wali Kota Wesly Silalahi Perkuat Sinergi IPK dengan Pemko Pematangsiantar
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Arse Tapsel yang butuh perhatian pemerintah.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel) telah membahas kondisi insfrastruktur tersebut bersama Menteri Dalam Negeri, Kementerian PUPR.dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)
“ Dua hari yang lalu saya bersama Menteri Dalam Negeri, Kementerian PUPR, dan Gubernur sudah berbincang banyak dan menyampaikan kondisi jalan di beberapa titik di Tapsel, utamanya di Kecamatan Arse. Mari kita sama-sama berdoa agar dalam waktu dekat jalan Sipirok–Simpang Tandosan–Arse dapat segera dibangun. Insyaallah akan kita kawal terus, ” ujar Bupati.
Bupati Gus Irawan juga mengapresiasi solidaritas masyarakat Kecamatan Arse yang meskipun wilayahnya tidak terlalu terdampak bencana, tetap menunjukkan kepedulian dan semangat saling membantu terhadap masyarakat di Kecamatan lain yang mengalami musibah.
Menurutnya, nilai-nilai falsafah Dalihan Natolu masih sangat kuat melekat di tengah masyarakat Tapsel.
Baca Juga: Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ciduk Pengedar Ganja
Hal tersebut terlihat dari tingginya kepedulian sosial, sehingga warga terdampak bencana tetap mendapatkan bantuan pangan dari masyarakat yang tidak terdampak.
“ Mari kita saling mendoakan agar Allah SWT segera menyudahi bencana di bumi Tapsel serta memberikan kekuatan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, ” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam Tapsel mencapai 95 orang, sementara sekitar 20 orang masih dalam pencarian dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp2,6 triliun.
Ia juga menyampaikan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah hadir langsung ke Tapsel untuk memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak.
“ Alhamdulillah, Bapak Presiden RI Prabowo Subianto sudah hadir langsung di Tapsel dan menghabiskan malam pergantian Tahun Baru bersama masyarakat terdampak. Dengan kehadiran beliau, mudah-mudahan pemerintah pusat terus membantu pemulihan pasca bencana, ” tambahnya