Cair!!! Agus Fatoni Pastikan Dana Hibah Pilkada 2024 telah Terealisasi 100 Persen ke KPU, Bawaslu, Polri hingga TNI, Segini Besarannya

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Selasa, 9 Juli 2024 | 15:46 WIB
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mendampingi Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BSSN Hinsa Siburian, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, serta Plt Ketua KPU RI Afifuddin pada acara Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak se-Pulau Sumatera
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mendampingi Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BSSN Hinsa Siburian, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, serta Plt Ketua KPU RI Afifuddin pada acara Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak se-Pulau Sumatera

Baca Juga: Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Masjid Percut Seituan Serahkan Donasi untuk Palestina kepada Baznas Deli Serdang

 

Mendagri mengatakan, tugas pemerintah khususnya pemerintah daerah (Pemda) dalam Pilkada serentak adalah menyiapkan anggaran, agar Pilkada serentak terlaksana dengan sukses. Selain itu, Pemda juga diminta untuk membantu fasilitasi keperluan lainnya seperti gudang, kantor ataupun distribusi logistik.

 

Mendagri menyebut bahwa Provinsi Sumut merupakan wilayah dengan jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tertinggi di Sumatera, yaitu 11 juta jiwa. Dirinya juga meminta Pemerintah Daerah setempat untuk terus mendorong partisipasi pemilih di daerah masing-masing.

 

Senada dengan Mendagri, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto meminta kepala daerah se-Pulau Sumatera, TNI, Polri dan unsur masyarakat untuk bersinergi menyukseskan Pilkada serentak. Dia berharap stabilitas politik hukum dan keamanan perlu dijaga sebaik mungkin.

 

Baca Juga: Polda Sumut Periksa Eks Kepala Cabang Bank Sumut Aek Nabara Hari Ini Terkait Kasus Agunan tak Dikembalikan

 

Menkopolhukam juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada. Di antaranya, menciptakan ketentraman dan ketertiban umum, menjamin ketersediaan anggaran, menjamin hal pilih masyarakat, serta membentuk badan adhoc dan fasilitasi lainnya.

 

Tak ketinggalan, Menkopolhukam juga meminta Pemda untuk menghindari tumpang tindih wewenang antara pemerintah pusat dan daerah. Pemda juga diminta untuk meningkatkan peran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas hukum dan politik dan keamanan.

 

"Kita juga perlu melakukan pembinaan dan menjaga kerukunan antar-suku dan umat beragama," kata Hadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X