DPRD Medan Ungkap Hasil Reses Masih Didominasi Persoalan Klasik, Drainase, Jalan Rusak, hingga Lampu Jalan Mati

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 27 Januari 2026 | 21:50 WIB
Anggota DPRD Medan Lily. (Realitasonline.id/Dok)
Anggota DPRD Medan Lily. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Medan | Aspirasi masyarakat hasil reses terungkap masih didominasi persoalan klasik yakni infrastruktur, banjir, dan pelayanan publik.

Anggota DPRD Medan dari daerah pemilihan I, Lily memaparkan sejumlah aspirasi masyarakat hasil reses yang masih didominasi persoalan infrastruktur, banjir, dan pelayanan publik.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Medan dengan agenda Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Keempat Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, yang digelar di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Kembali Ciduk Dua Pria Bawa Ganja Kering Seberat 507 Kg

“Warga meminta perbaikan drainase di Jalan Gaperta Ujung dan perbaikan Jalan Dwi Kora yang kondisinya sudah rusak,” ujar Lily saat membacakan laporan resesnya.

Ia menambahkan, warga di kawasan Cinta Damai, Helvetia, juga mengeluhkan drainase yang kerap meluap setiap kali hujan turun.

“Warga Cinta Damai meminta pengerukan drainase karena kawasan tersebut selalu banjir saat hujan,” katanya.

Tak hanya persoalan banjir, Lily mengungkapkan masyarakat juga mengeluhkan lumpur sisa banjir yang belum dibersihkan, serta banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati total.

Baca Juga: Wali Kota Apresiasi Siswa Siantar Raih Prestasi Nasional - Internasional

“Masyarakat meminta agar lampu jalan segera diperbaiki karena lokasi tersebut rawan tindak kriminal. Selain itu, warga juga mengusulkan penyediaan bak sampah di lingkungan permukiman,” ungkapnya.

Di sektor sosial, lanjut Lily, warga berharap adanya pendataan ulang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lansia agar lebih tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat juga menginginkan kemudahan dalam pengurusan administrasi kependudukan serta pelayanan BPJS Kesehatan yang tidak berbelit.

“Warga meminta pelayanan BPJS Kesehatan lebih tegas dan tidak mempersulit masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Suzuki Fronx 2026 Hybrid 1.5L Turbo Luxury SUV, Perpaduan Desain Modern Bergaya Coupe, Performa Responsif Bermesin Turbo, Teknologi Hybrid Irit BBM

Rapat paripurna tersebut dibuka dan dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Rajudin Sagala, serta dihadiri Wali Kota Medan Rico Waas, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, dan camat se-Kota Medan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X