Medan - Realitasonline.id | Tragedi kematian seorang ibu ditemukan membusuk di lift Bandara KNIA (Kuala Namu International Airport) Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut), Kamis 27 April 2023 menguras perhatian banyak pihak, salah satu diantaranya anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian prihatin terhadap peristiwa naas tersebut.
"Peristiwa itu sangat memprihatinkan. Tragedi ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Pihak PT Angkasa Pura selalu pengelola bandara, harus lebih intens meningkatkan kewaspadaan dan kinerjanya, sehingga peristiwa ini tidak terulang lagi di masa mendatang. Mudah-mudahan keluarga diberikan ketabahan," kata Hadian, Minggu (30/4/2023).
Politisi PKS ini juga minta pihak Angkasa Pura II secara rutin melakukan patroli ke lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan, seperti sudut lift dan eskalator, guna meningkatkan kewaspadaan. Jangan hanya mengawasi kedatangan pengunjung keluar masuk bandara. "Selama berada di lingkungan bandara itu merupakan tanggung jawab pihak pengelola bandara," ujarnya.
Baca Juga: Siapkan dari Sekarang! Pendaftaran CPNS akan Dibuka, 8 Instansi Terima Pelamar Lulusan SMA dan SMK
Selian itu, lanjut Hadian yang juga motivator Bengkel Karakter ini, dipintu lift maupun di dalam lift dipasang pemberitahuan sejanis pengumuman warning bagi pengguna lift bahwa lift tersebut memiliki dua pintu dan sebagianya, serta petunjuk-petunjuk penggunaan setiap fasilitas umum, agar pengguna paham dan meminimalisir kecelakaan.
"Saya juga membagikan tips bagi pengguna lift, di bandara maupun lift lainnya baik satu atau dua pintu. Yakni ketika masuk lift, pengguna jangan menghadap pintu lift, namun bergeser ke samping dan pastikan pintu lift berada di sisi kiri atau kanan. Hal itu untuk memudahkan kita melihat apakah pintu lift benar-benar terbuka ke kiri atau ke kanan," tandas Hadian kerab disapa Ustad Hadian alias UHa.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat wanita yang ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di bawah lift Bandara Kualanamu, Deli Serdang, diduga telah terjebak sejak, Senin 24 April 2023 lalu. Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji mengungkapkan, bahwa korban ini bernama Aisiah Sinta Dewi Hasibuan, warga Kecamatan Medan Sunggal.
Baca Juga: Juni 2023 2 Underpass di Kota Medan Dibangun Telan Anggaran Rp 400 Miliar
"Korban ini wanita beralamat di Sunggal. Usia 38 tahun. Kita sudah ketemu dengan pihak keluarga bahwa pada saat dia datang itu untuk mengantar keluarga pulang," kata Kombes Irsan, menjawab konfirmasi, Jumat (28/4/2023).
Namun, berdasarkan pantauan dari CCTV, Kombes Irsan menjelaskan, bahwa Aisiah terjatuh dari lift lantaran dirinya panik saat salah menaiki posisi lift.
"Kemudian hasil pantauan, si korban ini terjatuh dari lift ke bawah karena ketidaktahuan. Lift ini kan dua pintu, pada saat lantai yang dia tuju dia berdiri pada pintu yang ternyata yang terbuka di belakangnya. Dia panik, terlihat dari CCTV kemudian dia paksa buka dan melangkah jatuh ke bawah, itu dari CCTV yang kita lihat," jelas Irsan.
Baca Juga: Anggota DPRD Kota Medan Sangat Malas Hadiri Rapat Paripurna Padahal Sudah Digaji Rakyat
Dijelaskan Irsan lagi, bahwa penemuan mayat berasal dari laporan pengunjung dari bau busuk di dalam lift. "Ada masyarakat melaporkan kepada pihak bandara pada lift di kedatangan internasional ada pengunjung yang mencium bau kurang sedap sehingga pihak bandara mengecek ternyata di bawah ada jenazah seorang wanita yang saat itu belum diketahui penyebabnya. Mayat ini Mungkin sudah dari hari Senin," jelas Irsan.
Lantas, sambung Irsan, sekitar pukul 16.00 WIB petugas teknisi lift mengecek dari lantai atas dan menemukan Hp diduga milik korban merk Nokia warna biru. Kemudian, petugas mengecek kembali turun melalui sangkar lift dan melihat dalam lift lantai paling bawah (Lantai M) ada Hp android yang masih hidup.