"Selain itu, Tahun 2021 tepatnya bulan Maret, kita tambah lagi 240 liter per detik. Jadi totalnya ada sekitar 7.240 liter pe detik. Tadi saya sebutkan kebutuhan kita mencapai 11.000 liter per detik, sehingga masih terdapat gap kekurangan sekitar 3.800 liter per detik. Nah inilah yang harus kita penuhi," tambah Kabir Bedi.
Permuda Tirtanadi sebutnya, saat ini sudah berupaya menyelesaikan tender dan proses konstruksi penyediaan air 2.700 liter per detik. Dengan rincian 1.100 liter per detik dari Sei Blumai Binjai kemudian 500 liter per detik dari Brayan, 400 liter/detik dari Johor, dan proses uprating Sunggal 400 liter/detik, kemudian proses uprating Delitua sekitar 300 liter per detik.
Baca Juga: Dolly Pasaribu dan Andar Amin Harahap Teken Pemberian Dana Hibah Pembangunan Mapolres
"Ini sungguh luar biasa, dalam waktu yang singkat proses penyediaan 2.700 liter per detik akan kami selesaikan. Nantinya akan ada produksi air sekitar 10.000 liter per detik. Untuk kekurangannya, sekitar 1.100 liter per detik akan kami kebut hingga akhir tahun 2024 nanti," sebut Kabir Bedi.
Kabir Bedi meminta masyarakat bersabar hingga kebutuhan air tersebut dapat tercukupi dengan baik. "Kami mohon doanya, dan mohon bersabar. Izinkan kami bekerja terlebih dahulu" ujarnya.
Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhannya terkait pelayanan air, Kabir Bedi meminta agar laporan dilengkapi dengan data dan identitas diri yang valid, sehingga bisa segera direspon oleh petugas. (RIP)