Medan - Realitasonline.id | Menginjakkan kaki ke Tanah Haram Makkah Al Mukkaramah dan Madinah Al Munawwarah menjadi dambaan setiap muslim disamping sebagai kewajiban, berharap juga doa-doa yang dipanjatkan disana dikabulkan Allah SWT. Ini kisah seorang suami yang doanya terkabul saat berhaji tahun 2001 kini bisa berangkat lagi bersama istrinya tahun ini.
Selain itu saat-saat berkesan selama beribadah di Tanah Suci menjadikan perjalanan fisik yang melelahkan akan hilang berganti dengan kepuasan ruhani yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata.
Bagai tak pernah habis cerita yang diungkapkan para jamaah yang telah kembali dari mengerjakan haji. Berjuta jamaah yang telah berhaji, segitu juga ungkapan yang muncul sebagai kesan para jamaah atas apa yang dirasakan.
Baca Juga: Calhaj Deli Serdang Mengenakan Kain Ihram Langsung Diberangkatkan dari Asrama Haji Medan Ke Mekkah
Tak terkecuali bagi H.Jamauddin, salah seorang jamaah Calhaj asal Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yang akan bertolak ke Tanah Suci bergabung bersama Kloter 16.
Disela kesibukannya selaku Karom di Kloter ini saat menunggu keberangkatan menuju Bandara KNIA sang Calhaj berusia 59 tahun ini menyempatkan menceritakan kisah dan kesannya ketika berhaji tahun 2001 kepada Realitasonline.id pada Kamis (8/6/2023).
Musim haji tahun 2023 ini, dia berkesempatan berangkat bersama istri. Keberangkatan bersama sang istri yang kini berusia 58 tahun inilah yang menjadi kesan mendalam baginya. Dengan keberkahan dan kebesaranNya doanya terkabul, ingin berhaji bersama istri.
Baca Juga: Diprediksi Sebagian Besar Suara Marga Hutauruk Memilih Petahana di Pilkades
"Sebelumnya saya memohon kepada Allah SWT agar bisa berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam ke-5. Doa saya terkabul, tahun 2001 saya berangkat haji tanpa didampingi istri. Seperti jamaah lainnya sibuk beribadah, kadang juga pergi ziarah ketempat-tempat bersejarah di Tanah Suci," ungkapnya.
sebulan di Tanah Suci tuturnya, terasa sangat lama. Rasa sepi mulai muncul dihati. Rasa rindu kepada istri mulai merasuk di Qolbu paling dalam tat kala melihat jamaah lain asyik masyuk beribadah dengan khusyuk bersama pasangan alias istri.
"Rasanya doa pertamaku salah, berdoa hanya untuk diri sendiri. Mulai lah saya membetulkan doa berniat untuk pergi haji bersama istri," ucapnya.
Baca Juga: Laga Persahabatan, Tim Wartawan FC Ungguli Bank Sumut Kisaran
Keunikan pun terjadi saat Jamauddin berdoa bermunajat kehadirat Allah SWT pas di depan Ka'bah.
"Kulantunkan doa dengan lisan dengan menadahkan tangan ke atas seraya memohon kepada Allah agar aku dapat berangkat haji lain waktu bersama istri. Dengan mata tertutup menghiba agar doa ku dikabulkan. Dan kuakhiri doa ku sambil membuka mata. Tak disangka, tampak dihadapanku sepasang suami istri sedang beribadah terlihat khusuk, lantas kucapkan, seperti itu ya Allah," katanya sambil tersenyum, menunjuk kedua pasangan tersebut dalam doanya.