Berkat BRInita Hasilkan Cuan, Teh Herbal Jadi Produk Unggulan Poktan Bensor Semarang

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Jumat, 17 November 2023 | 17:28 WIB
Kelompok Tani mengelola kebun teh masyarakat menjadi produk teh herbal yang menghasilkan cuan berkat BRInita. (Realitasonline.id/Dokumen)
Kelompok Tani mengelola kebun teh masyarakat menjadi produk teh herbal yang menghasilkan cuan berkat BRInita. (Realitasonline.id/Dokumen)

Semarang – Realitasonline.id| Keterbatasan yang ada sering menjadi kendala masyarakat dalam menghasilkan karya.

Namun, hal tersebut bukan berarti menghentikan kemauan dan semangat masyarakat untuk mengubah keterbatasan menjadi manfaat dan berbuah manis untuk masyarakat sekitar.

Salah satunya bisa dilihat dari cerita kelompok tani Bendan Ngisor atau Poktan Bensor di Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang.

Baca Juga: Penjara Labuhanbatu Raya Buat Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMAN 1 Kotapinang

Berkat dukungan BRI melalui Corporate Social Responsibility (CSR) atau BRI Peduli, melalui BRI Bertani di Kota (BRInita), masyarakat di daerah tersebut mampu menghasilkan sayur mayur di lahan yang sempit.

Dari keterbatasan lahan, mereka mampu menghasilkan produk unggulan teh herbal yang dimanfaatkan sebagai cuan tambahan.

Diceritakan oleh Subroto, Ketua Poktan Bensor, kegiatan bercocok tanam ini sudah dilakukan warga sejak tahun 2018.

Baca Juga: Hendak Bertransaksi, Pria ini Diringkus Polisi Barang Buktinya Daun Ganja

Mereka memanfaatkan taman warga untuk menanam sayur mayur untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun, saat itu kegiatan bercocok tanam masih dilakukan secara konvensional.

Di awal tahun 2023, BRI Peduli menyalurkan program BRINita bagi Poktan Bensor. Dalam program ini, BRI melakukan edukasi tentang bertani di lahan sempit atau urban farming.

Tidak hanya itu, BRI juga memberikan bantuan infrastruktur seperti green house serta sarana dan prasarana lainnya.

Baca Juga: Tajir Melintir! Ini Dia Deretan Komedian Paling Tajir di Indonesia, Siapa Aja Tuh?

Metode penanaman yang dilakukan cukup variatif, yaitu dengan Hidroponik dan Aquaponik.

Tanaman yang dihasilkan antara lain selada, bayam merah, kangkung, pakcoy, terong, bayam dan cabai serta tanaman empon empon yang merupakan tanaman sehat karena tidak mengandung pestisida.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X