Baca Juga: Demi Konten Viral, Seorang Remaja Terluka Parah Akibat Tersambar Kereta
Langkah yang diambil Alfamidi Surabaya diharapkan dapat mendorong pemilik usaha lain di Surabaya dan kota-kota lain di Indonesia untuk melakukan hal yang sama dalam menangani masalah parkir liar.
Melalui penggunaan pengeras suara sebagai media sosialisasi, minimarket ini berupaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pelanggannya, sekaligus menekan jumlah juru parkir liar di sekitar toko untuk lingkungan yang lebih tertib dan bebas dari pungutan tidak resmi.
Bagi banyak pelanggan, keberadaan jukir liar di area perbelanjaan kerap menimbulkan ketidaknyamanan, terutama ketika mereka merasa terpaksa membayar untuk area parkir yang sebenarnya disediakan secara gratis.
Inisiatif Alfamidi menggunakan pengeras suara ini diharapkan dapat mengedukasi pelanggan agar tidak merasa terbebani oleh pungutan parkir liar, serta menyadarkan mereka bahwa parkir di minimarket tersebut memang tanpa biaya.
Baca Juga: Jadi Budak Nafsu Majikan, Gadis 17 Tahun di NTT Dirudapaksa Berkali-kali Hingga Hamil dan Melahirkan