Banjir Hajar Kota Medan, Anggota DPRD Medan Ini Desak Pemerintah Pusat Fungsikan Bendungan Lau Simeme

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 10 Desember 2024 | 17:19 WIB
Anggota DPRD Medan Syaiful Ramadhan dengan latar belakang Bendungan Lau Simeme. (Realitasonline.id/Dok)
Anggota DPRD Medan Syaiful Ramadhan dengan latar belakang Bendungan Lau Simeme. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Medan | Anggota DPRD Medan Syaiful Ramadhan mendesak pemerintah pusat segera memfungsikan Bendungan Lau Simeme.

Diketahui, Bendungan Lau Simeme berada di Desa Kuala Dekah Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.

Desakan yang disampaikan Syaiful Ramadhan ini dikarenakan, tingginya curah hujan di Kota Medan dan sekitarnya telah memberikan dampak serius bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai meluap, dan mengakibatkan banjir.

Baca Juga: Jangan Ada yang Tertinggal, Ini Tips Mempersiapkan Perjalanan Akhir Tahun dengan Motor Kesayangan

"Menyikapi kondisi hari ini, kita sangat berharap Bendungan Lau Simeme yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu bisa difungsikan mengurangi dampak banjir di Kota Medan," kata Syaiful di Medan kemarin.

Hingga hari ini, lanjut dia, banjir luapan Sungai Deli kembali terjadi dan harus mendapatkan perhatian serius pemerintah pusat untuk memfungsikan Bendungan Lau Simeme diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Oktober lalu.

Politisi yang tinggal di bantaran Sungai Deli ini mengaku, banyak masyarakat mempertanyakan pengoperasian Bendungan Lau Simeme yang menghabiskan anggaran Rp1,76 triliun itu.

Baca Juga: Review Yamaha NMAX vs Honda PCX, Duel Maxi Scooter Premium yang Banyak Diincar Pecinta Motor

"Banjir kali ini merupakan salah satu yang paling parah dirasakan warga Kota Medan. Mereka pun pertanyakan kapan difungsikan bendungan tersebut agar mengurangi banjir di Kota Medan," jelas dia.

Data Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan, Rabu, (4/12/2024) menyebutkan, intensitas hujan yang tinggi di hulu mengakibatkan tiga sungai meluap, yakni Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Belawan.

Sebanyak 1.017 rumah terendam dengan 1.101 kepala keluarga atau 3.081 jiwa terdampak banjir pada tujuh kelurahan di empat kecamatan, yakni Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, dan Medan Helvetia.

Baca Juga: Karena Perubahan Regulasi di Tingkat Pusat, Bahrumsyah: Tatib DPRD Medan sangat mungkin Mengalami Revisi

"Kalau kemarin Bendungan Lau Simeme bisa ditutup 50 persen saja, pasti tidak terjadi begitu parahnya banjir hari ini," ucap Syaiful.

Jika Bendungan Lau Simeme difungsikan, maka akan memberikan dampak besar terhadap warga Kota Medan dan sekitarnya, khususnya di sepanjang aliran Sungai Deli maupun sungai lainnya.

"Bendungan Lau Simeme memiliki kapasitas daya tampung 21,07 juta meter kubik dan tinggi 69,50 meter dari sungai. Bendungan ini bagian sistem pengendali banjir Sungai Percut dan Sungai Deli. Saya yakin, ini menjadi solusi mengatasi persoalan banjir hari ini," jelas Syaiful Ramadhan. (AY)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X