Bikin Geram Rakyat! Jembatan Baja di Sumatera Barat Ini Sempat Mangkrak Selama 7 Tahun

photo author
Cut Yuliati, Realitas Online
- Jumat, 8 Desember 2023 | 22:54 WIB
jembatan baja atau jembatan Sei Wampu lokasinya berada di Jl. Lintas Medan - Jl. Banda Aceh, Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Langkat sempat mangkrak selama 7 tahun lamanya.
jembatan baja atau jembatan Sei Wampu lokasinya berada di Jl. Lintas Medan - Jl. Banda Aceh, Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Langkat sempat mangkrak selama 7 tahun lamanya.

realitasonline.id - Pembangunan jembatan baja atau jembatan Sei Wampu lokasinya berada di Jl. Lintas Medan - Jl. Banda Aceh, Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Langkat sempat mangkrak selama 7 tahun lamanya.

Terdapat 2 (dua) isu dalam pembangunan proyek tersebut yaitu mengenai isu sosial pembebasan lahan, dan terkait kondisi geologi anomali tanah, kondisi tanah yang cenderung basah.

Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan ini merupakan Proyek Strategis Nasional sehingga diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu, semua infrastruktur Proyek Strategis Nasional diharapkan oleh Bapak Presiden dapat selesai di tahun 2024.

Project Director Jalan Tol untuk Binjai Pangkalan Brandan PT Hutama Karya, Hestu Budi mengatakan bahwa saat ini progres konstruksi ruas jalan tol Binjai - Pangkalan Brandan secara keseluruhan sudah mencapai 86 %.

Terkait 2 (dua) isu dalam pembangunan jalan tol ini tidak akan menjadi kendala yang berarti, namun akan ada sedikit tambahan waktu dalam penyelesaiannya.

Pada proyek jembatan bentang panjang Sei Wampu pada proyek Tol Binjai-Pangkalan Brandan Zona II.

Jembatan baja ini memiliki bentang 230 meter dan main span 130 meter tanpa penggunaan pilar di tengahnya, sehingga Jembatan Sei Wampu tersebut akan menjadi jembatan rangka baja terpanjang di Jalan Tol Trans Sumatera.

Jembatan baja ini ditargetkan untuk dilakukan uji beban pada 18 Agustus 2023. Jembatan Sei Wampu termasuk dalam tipe jembatan Continuous Bridge Truss, dimana jembatan ini terdiri dari rangka yang menerus.

Tumpuan jembatan sendiri berada di tengah bentang yang tidak terpisah. Dengan menggunakan baja yang sepenuhnya berwarna merah, Jembatan Sei Wampu akan menjadi ikon tersendiri di Sumatra Utara, khususnya di Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara membuka sementara Jembatan Sei Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Jembatan ini difungsionalkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas pada ruas Medan - Banda Aceh pada arus mudik Lebaran 2023.

Kepala BBPJN Sumatera Utara Brawijaya mengatakan, Jembatan Sei Wampu mulai dibangun dengan dana APBN Rp42 miliar. Jembatan ini memiliki bentang 180 meter (m), termasuk pile slab 40 m.

"Kehadirannya akan meningkatkan aksesibilitas antaraa Provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Aceh. Jembatan ini dibuka fungsional pada 17 April sampai 1 Mei 2023," kata Brawijaya.

Setelah dibuka fungsional untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2023, Brawijaya menyatakan jembatan tersebut akan ditutup lagi selama satu hingga dua minggu untuk mempercantiknya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cut Yuliati

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X