"Tetapi belakangan, kondisi jalan tak lagi bisa digunakan, sehingga, berpotensi kembali menggunakan kuda sebagai sarana pengangkutan hasil bumi," kata Gunawan.
"Pembukaan jalan TMMD sudah dibuka, namun hanya dapat digunakan sekitar delapan bulan, karena tidak ada peningkatan dan perawatan, oleh pemerintah sekarang dan saat ini kalan tembus tersebut sudah tidak bisa dilalui dan digunakan lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Raih 3 Medali Emas dan 3 Perunggu, Medan Perjuangan Juara Petanque Porkot 2024
Hal senada juga diutarakan S Harahap tokoh masyarakat Sibara-bara Desa Simataniari Kecamatan Angkola Sangkunur, yang mengatakan, setelah kepemimpinan Tapsel ditinggal Syahrul, insfrastruktur jalan di daerah mereka kini kondisinya semakin parah.
"Bahkan kalau hujan akan terjadi banjir dan warga 150 KK tidak bisa keluar dari Dusunnya dan anak-anak tidak masuk sekolah padahal ditempatnya terdapat satu SD dan SMP," ungkapnya
"Kami siap memberi dukungan penuh kepada Gus Irawanuntuk menang, agar kondisi Tapsel yang merosot saat ini dapat diperbaiki kembali dimasa mendatang," terang Khoirun.
Baca Juga: Raih 3 Medali Emas dan 3 Perunggu, Medan Perjuangan Juara Petanque Porkot 2024
Menanggapi hal tersebut, Gus Irawan Pasaribu menegaskan, ia menyatakan siap maju pada Pilkada 2024 di Tapsel, sebagai wujud kecintaannya kepada rakyat dan tanah kelahirannya serta adanya penugasan dari DPP Partai Gerindra.
"Ditambah lagi dukungan dukungan penuh dari Keluarga Besar Yayasan H. Hasan Pinayungan (YHHP) yang dipimpin abanganda Prof.Bomer Pasaribu, tentu niat untuk maju di Pilkada Tapsel sudah bulat," tuturnya.
Di penghujung acara, bergema teriakan, 'Tapsel, Bangkit! Gus Irawan, Bupati Tapsel!, yang diteriakkan oleh peserta silaturrahmi yang hadir. (RI)