Realitasonline.id | BATUBARA - Supaya cepat turunkan angka stunting di Kabupaten Batubara, Pemerintah Kabupaten setempat menyelenggarakan pelatihan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Jumat (30/8/2024).
Kegiatan itu dihadiri perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Forkopimcam, kepala Puskesmas, dan Koordinator PKB se-Kabupaten Batu Bara.
Kadis Kesehatan Kabupaten Batubara dr Deny Saputra memberikan sambutan hangat kepada peserta pelatihan.
Baca Juga: Parit Sumbat dan Jalan Berlobang, Kapolsek Medang Deras dan Pj Bupati Batubara Turun Tangan
Deny mengungkapkan pelatihan ini merupakan bagian penting dalam mensinergikan komitmen dan rencana strategis program untuk intervensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batubara.
Kami bangga dengan penurunan angka stunting dari 21,7 persen pada tahun 2022 menjadi 17,7 persen pada tahun 2023.
Namun, target kami adalah mencapai angka di bawah 14% pada tahun 2024.”
Baca Juga: Ini Sosok Pembuat Maskot Pilkada Kota Medan 2024 yang Raih Juara Pertama
Deny menekankan bahwa pencapaian tersebut adalah hasil dari berbagai upaya dan intervensi yang tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan bahwa penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk sektor lintas program.
“Pencegahan stunting jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan. Oleh karena itu, kami harus fokus pada peningkatan kualitas dan cakupan layanan dari hulu hingga hilir, tambahnya.
Baca Juga: Saat Hujan! Apakah Boleh Tidak Melaksanakan Shalat Jumat?
Acara pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat strategi dan implementasi program, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara dalam mengurangi prevalensi stunting. (GS)