Realitasonline.id - Taput | Ada berkat terselubung pasca musibah bencana alam yang menimpa sebahagian besar wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Tidak hanya masifnya dukungan bantuan akibat getolnya Pemerintahan Bupati Taripar Hutabarat dan Wabup Deni Lumbantoruan memberikan data kerusakan cukup berat yang dialami.
Selain itu juga, cepatnya dan akurasi data kerusakan akibat dampak bencana alam yang disampaikan ke pemerintah pusat dan provinsi membuat ' kue' pembangunan cepat mengucur.
Salah satunya nantinya yang akan tersentuh pembangunan ruas jalan penghubung Hajoran kecamatan Parmonangan Taput batas Tapteng sekitar 14 Km.
Baca Juga: Bakumsu Anggap Pencabutan Izin Terhadap 28 Perusahaan Bisa Diduga Sebagai Impunitas Terselubung
Kepala Kadis PUTR Dalan Simanjuntak, Rabu (21/1/2026) saat ditemui dilokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Desa Dolok Nauli Adiankoting mengatakan bantuan keuangan Provinsi Sumatera Utara (BKPSU) akan mengucur.
" Sebenarnya untuk memperbaiki ataupun merehabilitasi jalan eksisting yang sudah rusak , Pak Bupati sebelum bencana telah meminta dukungan melakukan surat kepada Pak Gubernur," ujar Dalan.
Usulan awal sebut Dalan, sekitar 19 miliar, namun terjadilah bencana alam yang juga merusak infrastruktur jalan salah satu Desa terujung Hajoran.
" Pak Bupati memerintahkan kita untuk menambah lagi usulan anggaran pembangunan hingga 30 miliar perbaikan jalan Hajoran. Dan upaya Pak Bupati berhasil, kita akan ditopang BKPSU untuk pembangunan jalan Hajoran," tambahnya.
Baca Juga: Briptu Firman, Polisi Polres Malang Berprestasi di Berbagai Ajang Bela Diri
Dalan menyebutkan perbaikan jalan Hajoran eksisting sekitar 14 Km akan didukung sarana tembok penahan tanah (TPT).
" Itu nantinya Hotmix dan TPT dana BKPSU yang akan segera dikucurkan, " imbuhnya.