Realitasonline.id - Tapsel | Karana pohon sudah terlalu tua takut mengenai rumah warga akibat angin kencang dan lainnya Personil Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut menjalankan misi kemanusiaan pascabencana diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan, Sabtu, (24/1).
Personel Batalyon C Pelopor tetap siaga dan responsif memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Personel tergabung Posko 1 Batalyon C melaksanakan penanganan terhadap pohon mati yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Penebangan dilakukan di sekitar kediaman Bapak Toni Panggabean, Desa Aek Ngadol, sekaligus dilanjutkan dengan pembersihan sisa material pohon agar lingkungan kembali aman, bersih, dan tertata.
Kegiatan dipimpin Danton I Kompi 2/C Sat Brimob Polda Sumut, IPTU Erwinsyah Putra Siregar, S.H. Dengan peralatan kerja yang tersedia dan semangat pengabdian yang tinggi, personel Brimob bekerja secara gotong royong untuk mencegah terjadinya bencana lanjutan serta meminimalisir risiko yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan keamanan masyarakat pascabencana.
“Personel Brimob hadir tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam tahap pemulihan. Penanganan pohon mati ini adalah langkah preventif untuk mencegah potensi bahaya lanjutan dan memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, didukung cuaca yang cerah serta kesiapan personel di lapangan. Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan. (OG)