Realitasonline.id - Padangsidimpuan | Polres Padangsidimpuan memperketat pengamanan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Padangsidimpuan menyusul terbatasnya stok bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi sejak akhir Januari 2026, Selasa (3/2/2026)
Personel kepolisian diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta monitoring penyaluran BBM guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kepadatan antrean kendaraan di SPBU.
Sebagai langkah konkret, Polres Padangsidimpuan melakukan koordinasi intensif dengan pihak SPBU yang berada di wilayah hukumnya.
Selain itu, personel yang telah ditunjuk disiagakan di setiap SPBU untuk memastikan proses penyaluran BBM berjalan aman, tertib dan lancar.
Monitoring ketersediaan BBM serta jadwal masuk pasokan BBM ke SPBU juga dilakukan secara berkala.
Baca Juga: Siswa MAN 4 Palas Borong 4 Medali di Riau National Taekwondo Championship 2026
Setiap perkembangan dilaporkan dalam bentuk laporan kegiatan dan informasi khusus sebagai bahan evaluasi dan pengambilan langkah lanjutan.
Sementara itu, Satuan Binmas Polres Padangsidimpuan turut memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tertib saat mengantre pembelian BBM.
Kapolres Padangsidimpuan Wira Prayatna mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk menjaga situasi tetap kondusif di tengah terbatasnya stok BBM di wilayah Kota Padangsidimpuan.
“ Kami telah memperketat pengamanan di seluruh SPBU dengan menurunkan personel untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta monitoring penyaluran BBM. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman dan tertib, ” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan, Polres Padangsidimpuan terus berkoordinasi dengan pihak SPBU dan Pertamina guna memantau ketersediaan serta jadwal masuk BBM.
Baca Juga: Diduga Ditabrak Angkot, Seorang Pengendara Sepeda Motor Tewas