Danantara Indonesia Mulai Hilirisasi Fase I, Enam Proyek Strategis Digarap dengan Investasi US$ 7 Miliar

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Senin, 9 Februari 2026 | 13:53 WIB
Jajaran pimpinan Danantara Indonesia bersama perwakilan Grup MIND ID saat pelaksanaan groundbreaking serentak enam proyek hilirisasi Fase I
Jajaran pimpinan Danantara Indonesia bersama perwakilan Grup MIND ID saat pelaksanaan groundbreaking serentak enam proyek hilirisasi Fase I

Proyek ini mendukung program ketahanan mineral nasional sekaligus memperkuat pasokan bahan baku bagi industri manufaktur dalam negeri. Dengan demikian, rantai nilai industri nasional menjadi semakin solid.

Melalui proyek hilirisasi ini, MIND ID mendorong peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat. Harga bauksit mentah yang berkisar US$ 40 per metrik ton dapat meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina. Nilainya kembali melonjak hingga US$ 2.800–US$ 3.000 per metrik ton saat diproses menjadi aluminium.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyatakan bahwa proyek ini memperkuat kemampuan produksi aluminium nasional. Selain itu, Indonesia semakin mampu menekan ketergantungan impor aluminium.

Ia menambahkan, saat smelter aluminium baru beroperasi penuh, cadangan devisa diperkirakan meningkat 394 persen, dari sekitar Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun. Industri manufaktur pun memperoleh kepastian pasokan bahan baku dari dalam negeri.

 

Baca Juga: Proliga 2026: JPE Pastikan Lolos ke Final Four dan Sapu Bersih Dua Laga di Kandang

 

Menurut Maroef, proyek hilirisasi ini merupakan kontribusi nyata Grup MIND ID dalam memperkuat ekonomi nasional dan kedaulatan sektor mineral. Upaya ini dilakukan demi mendukung pembangunan berkelanjutan dan masa depan Indonesia.

Peresmian proyek turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi XII, Bupati Mempawah, Raja Mempawah XIV, Dewan Adat Dayak, serta jajaran Direksi dan Komisaris MIND ID Group.

Secara keseluruhan, proyek-proyek hilirisasi Danantara Indonesia sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Fokus utamanya adalah mempercepat transformasi ekonomi melalui penguatan sektor riil, peningkatan nilai tambah sumber daya domestik, serta pembangunan industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

Danantara Indonesia bersama BUMN memastikan seluruh proyek prioritas direalisasikan secara disiplin, tepat waktu, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Indonesia. (GS)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X