Menurutnya, INALUM tidak hanya hadir pada masa tanggap darurat, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam tahap rehabilitasi pascabencana.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat di Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen mendukung proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujarnya.
Sebagai informasi, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Humbang Hasundutan pada akhir November 2025. Bencana tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap serta memicu longsor di beberapa titik.
Banjir tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga fasilitas umum, termasuk rumah ibadah. Melalui bantuan rehabilitasi ini, INALUM berharap pemulihan sosial dan spiritual masyarakat dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas ibadah dan kehidupan komunitas kembali normal. (GS)