Sanggul Tarihoran ibunda Ribka mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkan.
" Saya minta maaf Bu, bila ada salah paham selama Ribka menjalani perawaran. Dan memang kami sangat merasakan perhatian Kades, Camat, Pak Bupati dan Ibu dimulai dari insiden yang menewaskan Suami Saya dan melukai putri Saya," ujar Sanggul sambil terbata-terbata.
Sanggul juga meminta doa agar putri pertamanya cepat pulih dan juga mendoakan para donatur. " Kami doakan Pak Bupati dan Ibu kuat dalam memimpin masyarakat Taput," ujarnya sambil menitikkan air mata.
Basa Sihombing menyampaikan terima kasih dan mengakui Ibu Satika sudah beberapa kali berkunjung kerumahnya.
" Saya senang Bu dan bangga, Ibu sudah berapa kali mengunjungi ketika Suami Saya sakit, dan memang Bupati dan Ibu perpanjangan tangan Tuhan guna menolong Cucu Saya," ungkapnya.
Seperti diketahui, Insiden Laka Lantas yang terjadi Senin 17 Agustus lalu antara sepeda motor yang dikendarai Marojahan Panggabean (35) berboncengan dengan istri Sanggul Tarihoran (35) dan anaknya Ribka Panggabean (4) menyisakan duka.
Pasalnya sang Suaminya meninggal akibat peristiwa maut tersebut, selain itu Putri pertamanya Ribka Panggabean harus menjalani perawatan dan operasi yang menelan dana ratusan membuat Pemkab melakukan penggalangan dana. (AS)