Huta Ginjang Tapsel Dinobatkan Jadi Desa Wisata Agro

photo author
Administrator, Realitas Online
- Selasa, 27 Juli 2021 | 11:13 WIB
Bupati Tapsel, H Dolly Pasaribu, SPt MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Desa wisata agro di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Sabtu (24/7/2021). (Foto: Realitasonline / Riswandy)
Bupati Tapsel, H Dolly Pasaribu, SPt MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Desa wisata agro di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Sabtu (24/7/2021). (Foto: Realitasonline / Riswandy)

TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Desa wisata agro di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Sabtu (24/7/2021).

Peletakan batu pertama dihadiri Ketua Pemuda Tani Sumut, M Fadly Abdina, SP, MSI, Kadis PMD M Yusuf, Kadis Pariwisata Abdul Saftar, Kadis Lingkungan Hidup Sahrir Siregar, Kadis Ketapang Efrida Yanti Pakpahan, Kadis PP dan PA Tiorisma Damayanti, Ketua MUI Tapsel Ahmad Ghozali Siregar, Ketua Karangtaruna Tapsel Ahmad Bangun Ritonga dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu menyampaikan, kondisi alam di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, cukup mempesona. Jika diibaratkan seorang gadis, sudah cantik rupanya, baik juga perangainya. Hanya tinggal memoles sedikit lagi agar terlihat lebih indah lagi, orang pun akan semakin senang berteman dengannya.

" Luar biasa alam Tapsel yang kita cintai ini, terutama Desa Huta Ginjang yang telah kita lakukan peletakan batu pertama sebagai Desa wisata agro saat ini. Lihatlah ke depan sana. Begitu menyegarkan mata, hijau, kuning warna padinya. Sebagian sudah disemai dan ditanami dan sebagian lagi sudah tumbuh, sejuk sekali dipandang mata, ditambah lagi hawa yang sejuk dan udara segar. Mungkin ini yang dicari orang ketika ia penat, suasana alam asli pedesaan, " kata Dolly.

Namun kata Dolly, cukup banyak sampah berserakan di parit dan jalanan. Kalau ada orang luar datang dan melihat kondisi sampah itu, bukannya semakin kerasan untuk berwisata, malah cibiran yang pasti datang dari mereka. Syukurnya, seminggu lalu, ada program dari salah satu perusahaan untuk hadirkan Bank Sampah di Desa Huta Ginjang.

" Sampah yang akan ditabung di Bank Sampah bisa diubah menjadi uang dan tentu akan jadi sumber penghasilan baru bagi warga Desa dan kemarin warga berhasil mengumpulkan sekitar 167 Kg sampah untuk ditabung ke Bank Sampah. Dari 167 Kg sampah itu, total didapat dalam bentuk tabungan yakni sekitar Rp700 ribu, " ujar Dolly.

Meski begitu, Bupati memberi semangat ke warga Desa Huta Ginjang agar pekan depan lebih giat lagi dalam kumpulkan sampah di Bank Sampah. Sebab, pekan lalu, Desa Siamporik Dolok, Kecamatan Angkola Selatan mampu memperoleh tabungan di Bank Sampah sekitar Rp1,4 juta dan kami berkeyakinan, ketika ini dipoles serta dipercantik, maka Desa Huta Ginjang akan lebih maju lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X