Bupati Buka Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Paluta Tahun 2022

photo author
Administrator, Realitas Online
- Rabu, 20 Juli 2022 | 15:22 WIB
Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi saat membuka kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Paluta yang digelar di gedung serbaguna kantor bupati Paluta, Selasa (19/07).(realitasonline.id)
Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi saat membuka kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Paluta yang digelar di gedung serbaguna kantor bupati Paluta, Selasa (19/07).(realitasonline.id)

PALUTArealitasonline.id | Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Andar Amin Harahap SSTP MSi membuka secara resmi kegiatan Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Paluta yang digelar di gedung serbaguna kantor bupati Paluta, Selasa (19/07).

Kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2022 tersebut juga dihadiri Wabup Paluta H Hariro Harahap SE MSi yang merupakan ketua tim percepatan penanganan stunting kabupaten Paluta, wakil ketua DPRD Paluta Basri Harahap, ketua TP PKK Paluta Ny Ade Aan Rostiani Andar Harahap beserta pengurus, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, pimpinan OPD Kabupaten Paluta, TNI/Polri, camat, kepala puskesmas, OKP/ormas, PC IBI Paluta, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa yang desanya ditetapkan sebagai Locus stunting beserta pihak-pihak terkait lainnya dengan menghadirkan narasumber Rizal Efendi Lubis ST dari TAPOOL LGCB ASR BINA BANGDA Regional I.

Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi menyampaikan pencegahan stunting sangat penting dilakukan melalui dua intervensi yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik merupakan intervensi yang ditujukan kepada anak dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) dan berkontribusi pada 30 persen penurunan stunting.

Oleh karena itu, upaya penurunan dan pencegahan stunting akan efektif jika intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dilakukan secara konvergensi bersama-sama dan terintegrasi oleh semua unsur baik dari pemerintah, swasta dan masyarakat. 

“Untuk penyempurnaan layanan membutuhkan proses perencanaan penganggaran, pemantapan program/kegiatan lintas sektor untuk meningkatkan ketersediaan layanan intervensi gizi spesifik kepada keluarga dan sasaran intervensi sensitif untuk semua masyarakat terutama masyarakat miskin," tuturnya.

Untuk itu, melalui rembuk ini ia berharap semua pihak perlu bekerjasama dalam mendukung terwujudnya masyarakat dengan konsumsi gizi seimbang, percepatan perbaikan gizi, pemenuhan sanitasi dasar dengan menyusun rencana kegiatan penganggaran sesuai lokus yang disepakati bersama dan akan diperluas secara bertahap dengan upaya yang maksimal untuk mendapatkan hasil yang baik dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif dan berdaya saing khususnya bagi masyarakat Kabupaten Paluta.

Sebab katanya, penanganan stunting ini telah menjadi perhatian bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Karena itu Bupati menegaskan semua pihak harus berkolaborasi dalam penanganan stunting demi tercapainya tujuan bersama yaitu menekan angka stunting di Kabupaten Paluta khususnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X