Tarutung – realitasonline.id | Kurang maksimalnya armada pemadam mengatasi kebakaran yang terjadi, hendaknya pemerintah Tapanuli Utara (Taput) untuk mengkaji pengadaan helikopter.
Fraksi PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa) DPRD Tapanuli Utara dalam pendapat akhir sebelum menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda menjadi Perda APBD Taput Tahun Anggaran 2023 menyoroti kondisi armada pemadam kebakaran yang kurang maksimal karena kondisi rusak.
Dalam paripurna yang berlangsung Senin malam, 21 November 2022, dipimpin Arifin Rudi Nababan, sebelumnya menyatakan setuju dan menerima Ranperda menjadi Perda APBD Taput Tahun Anggaran 2013, fraksi PKB melalui Sekretaris Fraksi Herman MP Manalu menyarankan kepada pemerintah perihal penanggulangan bencana daerah, khususnya penanggulangan kebakaran.
Fraksi PKB menyoroti beberapa kejadian kebakaran di Tapanuli Utara belakangan ini. Fraksi PKB memberi contoh , kebakaran pasar Sarulla, tidak bisa langsung secara cepat menanggulangi, akibat rusaknya mobil damkar.
Di pandangan fraksi PKB , rusaknya mobil damkar menjadi selalu alasan klasik. Dalam kondisi demikian, mungkin pemerintah kabupaten harus mengkaji pengadaan helikopter supaya kejadian tersebut tidak terulang.
Sekretaris Fraksi PKB DPRD Taput, Herman MP Manalu dalam bincang singkat dengan Realitasonline ,diluar paripurna mengatakan bahwa pemerintah perlu mengkaji pengadaan helikopter untuk mempercepat upaya pemadaman bila terjadi kebakaran.
Dibagian lain pendapat akhir, fraksi PKB mendukung Pemkab jika tetap konsisten memprioritaskan pembangunan sektor pertanian.