Sebagaimana disampaikan sebelumnya bahwa angka kemiskinan di Sumatera Utara pada 2021 lalu menduduki peringkat 18 secara nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan provinsi ini tercatat berjumlah 9,01 persen pada Maret 2021.
Kemudian pada September 2021, jumlahnya menjadi 8,49 persen. Sehingga terjadi penurunan sebesar 0,52 poin. Dengan demikian, angka kemiskinan di Sumatra Utara setara dengan 1,27 juta jiwa pada September 2021, atau berkurang sekitar 70,8 ribu jiwa dalam satu semester terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Wako Irsan juga sempat berdialog langsung dengan Menko PMK menyampaikan beberapa hal penting, agar pemerintah pusat melalui Kemenko PMK memberikan perhatian lebih kepada Kota Padang Sidempuan.
Berharap Pemerintah pusat dapat memberikan dukungan anggaran, untuk percepatan penurunan stunting melalui pengadaan sarana dan prasarana kesehatan, dukungan bantuan anggaran untuk penghapusan kemiskinan ekstrim, khususnya dalam pengadaan infrastruktur dasar, akses air minum dan sanitasi yang layak dan yang terakhir peningkatan kualitas SDM melalui program kegiatan di pemerintah pusat.
Wako Irsan juga menjelaskan, terkait kondisi angka stunting di Kota Padang Sidempuan sudah mengalami penurunan, dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar 3,3% yakni ditahun 2021 32,1 % dan 2022 28,8 % dan susah sesuai dengan target penurunan nasional sebesar 3%. Kondisi ini menunjukkan bahwa implementasi program-program penurunan stunting cukup berjalan signifikan dan relevan dalam mendukung capaian nasional.
Wako Irsan menambahkan terkait kondisi kemiskinan ekstrem di Kota Padang Sidempuan tahun 2021 sebesar 1,60% dengan jumlah penduduk miskin ekstrim 3.666 jiwa dan pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 0,19% dengan jumlah penduduk 442 jiwa, posisi tersebut lebih rendah dari angka nasional maupun provinsi.
Kondisi ini menunjukan bahwa program penanggulangan kemiskinan di Kota Padang Sidempuan sudah dilaksanakan secara bersinergi dan berkolaborasi melalui penyaluran berbagai bantuan seperti PKH, BPNT, BLT, Diasbilitas, PBI dan Lansia.