PADANGSIDIMPUAN - realitasonline.id | Setelah berhari-hari berjibaku dengan selesainya pembangunan jembatan papan kedua yang menghubungkan Kelurahan Sitinjak menuju Desa Sitaratoit Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kini menyusul jembatan ke tiga dari 8 jembatan papan mulai dikerjakan anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 117 Kodim 0212/Tapsel.
"Pembangunan jembatan papan kedua di lokasi TMMD 117 Angkola Barat Tapsel telah mencapai hasil 100 persen atau sudah selesai dikerjakan. Bahkan telah dimanfaatkan oleh warga untuk melintas,” kata personel Satgas TMMD 117 Kodim 0212/Tapsel Serka Herman, saat mempersiapkan pembangunan jembatan papan ke tiga di Desa Sitatatoit, Senin (24/7/2023).
Disebutkannya, dengan selesainya jembatan papan kedua tersebut, maka target 8 unit jembatan papan yang harus dibangun Satgas TMMD 117 Kodim 0212/Tapsel diharapkan dapat selesai sebelum berakhirnya TMMD.
Baca Juga: Kantor PGRI Dinas Pendidikan Deli Serdang Tak Lagi Kusam
"Jembatan papan pertama selesai sekitar 3 hari lalu. Sedangkan jembatan kedua pada hari ini dan kini jembatan ke tiga mulai kita kerjakan dengan volume panjang 6 meter dan lebar 4 meter," ungkapnya.
Terpisah, Dandim 0212/Tapsel selaku Dan Satgas TMMD 117 Kodim 0212/Tapsel Letkol Inf. Amrizal Nasution menyampaikan, pembangunan 8 unit jembatan papan di jalan bukaan TMMD yang menghubungkan Kelurahan Sitinjak menuju Desa Sitaratoit Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel sangat penting untuk memperlancar transportasi mengangkutan hasil pertanian.
"Selain kami fokus pada pembangunan jalan dan penyelesaian parit sepanjang 8200 meter yang kini terus berlangsung, penyelesaian pembangunan jembatan papan ini juga menjadi prioritas kami sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan jalan," tutur Dandim.
Baca Juga: PPDB SMP Negeri I Tanjung Morawa Diduga Bermasalah tidak Lolos Jalur Zonasi
Dandim menegaskan, Tidak ada artinya kita membangun jalan kalau tidak dibarengi dengan pembangunan jembatan untuk mempersatukan jalan.
"Kami berharap, karena bangunan jembatan hanya dari konstruksi papan, kiranya warga yang memanfaatkan jembatan ini untuk tidak melewati dengan kenderaan yang melebihi tonase agar jembatan tetap terawat," katanya.
Warga petani salak Burhanuddin (44) mengapresiasi kerja keras prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD 117 Kodim 0212/Tapsel yang telah membangun jembatan penghubung untuk memudahkan arus transporlrtasi pengangkutan buah salak.
Baca Juga: Liska Hariani Peduli Kaum Dhuafa dan Anak Yatim Indahnya Berbagi
"Kalau selama ini kami mengangkut salak dengan cara di langsir menyeberangi sungai dan anak sungai, kini kami para petani mulai lega pengangkutan salak bisa lancar. Semoga 6 jembatan lagi yang akan dibangun bisa secekatnya selesai," ungkap Burhan. (RI)