Tidak Ada Perambahan Hutan Lindung di Peudada, Pawang Ramli; Senator DPD RI Haji Uma Jangan Latah

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Senin, 22 September 2025 | 09:43 WIB
Pawang Ramli
Pawang Ramli

 

Pawang Ramli juga memastikan lahan gundul itu bukan milik anggota Dewan seperti yang digembar gembor melalui media. Pun demikian, ia tidak menampik ada beberapa orang pejabat dan anggota dewan yang memiliki kebun sawit di Kecamatan Peudada.

"Tapi lahan yang digarap pejabat dan anggota Dewan, sebelumnya mereka beli dari warga masyarakat, bukan lahan buka baru secara ilegal," sebutnya.

Terkait tudingan lahan gundul itu berada dalam kawasan hutan lindung, Pawang Ramli berani memastikan kalau lokasi lahan sawit Alue Peukeuce sangat jauh dengan hutan lindung.

"Lokasi sawit sangat jauh dengan hutan lindung. Tidak ada masyarakat maupun pengusaha yang menjamah hutan lindung,"ujarnya.

Tentang merebak isu miring pembabatan hutan lindung di pedalaman Peudada, duga mantan GAM itu, hal tersebut memang sengaja dimainkan untuk menutupi kejahatan lain. Namun, mantan GAM itu tidak menyebut spesifik kejahatan yang ditutupi.

"Polda Aceh harus mengusut tuntas. Tapi, jangan hanya menangkap petani kecil, harus menangkap dalang," harapnya.

Seterusnya Pawang Ramli membantah ada pihak yang telah merampas lahan mantan kombatan GAM. Ia menantang pihak- pihak yang telah menyebutkan ada pejabat yang merampas lahan mantan Kombatan.

Baca Juga: INALUM Raih Penghargaan Bergengsi di EPSA 2025, Bukti Komitmen pada Keberlanjutan Lingkungan

"Memangnya ada lahan yang telah diberikan untuk mantan Kombatan GAM? Kapan diberikan lahan oleh Pemerintah Bireuen. Kalau ada, saya pasti tahulah, karena saya juga mantan Kombatan dan berhak mendapat lahan," tantangnya.

Selain membantah aktivitas perambahan liar di pedalaman Peudada, Pawang Ramli mengingatkan Senator DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma.

Diingatkan Pawang Ramli, Haji Uma yang juga seorang komedian Aceh itu tidak latah membuat statemen di media massa terkait hutan di Kabupaten Bireuen, apalagi membuat laporan ke Polda tanpa menelusuri kebenaran informasi yang didapat dari orang-orangnya di lapangan.

"Kapan dia pernah datang ke kawasan hutan tempat kami mencari nafkah. Jangan semua yang dilaporkan oleh timnya di lapangan ditelan mentah-mentah. Justeru orang yang melaporkan itu adalah pelaku penjual lahan kawasan hutan selama ini. Saya bicara ada buktinya. Maka Polisi tidak tebang pilih. Tindak siapa saja yang terlibat," pungkasnya. (AJ)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X