Bupati Bireuen Mukhlis Hadiri Launching dan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat Tahap II di Beunyot

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Selasa, 13 Januari 2026 | 14:07 WIB
Bupati Bireuen, Mukhlis (jongkok) meletakkan batu pertama pada pembangunan Sekolah Rakyat di Beunyot. Foto Dokumen Realitasonline.id
Bupati Bireuen, Mukhlis (jongkok) meletakkan batu pertama pada pembangunan Sekolah Rakyat di Beunyot. Foto Dokumen Realitasonline.id

Realitasonline.id - Bireuen | Bupati Bireuen, H Mukhlis menghadiri Launching dan Peletakkan batu pertama Sekolah Rakyat Tahap II Paket Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 yang dilakukan melalui Zoom Meeting, Senin (12/1/2026).

Kegiatan itu dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan secara simbolis, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir langsung di Sekolah Rakyat Terintegerasi (SRT) Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin.

Pada Launching di Beunyot Kecamatan Juli dihadiri Kajari Bireuen, Pj. Sekda Bireuen, PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Kontraktor PP-WIKA KSO, Konsultan MK - PT Elsadai Servo Cons - PT Mikro Cordaniel, PT Visiplan Konsultan KSO, Muspika Juli, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Reno Bayu Aji Kusprayogo dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen Pemerintah Pusat dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok negeri.

Baca Juga: SPPG Dendang Resmi Beroperasi, Jadi yang Pertama di Beltim Dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari

 

Sebut dia, infrastruktur memiliki nilai yang sangat "sakral", khususnya dalam pendidikan.

“Pendidikan adalah fondasi peradaban dan investasi jangka panjang yang akan menentukan posisi Aceh dalam peta persaingan global di masa depan,"sebutnya.

Adapun pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Aceh pada Tahap ini, sambung Bayu Aji Kusprayogo mencakup tiga wilayah strategis, yaitu Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe.

"Pemilihan lokasi ini bukanlah tanpa alasan. Proses verifikasi telah dilakukan secara ketat melalui pertimbangan teknis, kesiapan lahan, maupun urgensi administratif,"ujarnya.

Baca Juga: Tapsel Kejar Pembangunan Huntara, Bantu 1.400 Warga Terdampak Bencana

 

Ia juga menyebutkan, tujuan dibangun Sekolah Rakyat untuk memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan dan memastikan anak di wilayah penyangga mendapatkan standar fasilitas yang sama baik dengan yang berada di kawasan perkotaan, serta mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas, guna memutus rantai kemiskinan.

Bupati Bireuen, Mukhlis pada kesempatan itu menyebutkan, di Kabupaten Bireuen, Program Sekolah Rakyat telah beroperasi. Fasilitas atau gedung sekolah telah siap dan sudah dipergunakan sepenuhnya sebagai pusat kegiatan belajar-mengajar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X