Para siswa dari kelompok masyarakat sasaran, sebut Mukhlis sudah terdaftar dan mengisi ruang-ruang kelas.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para siswa dan guru-guru pendamping di lapangan,"ujarnya.
Seterusnya Mukhlis memohon adanya dukungan berkelanjutan dari Presiden, baik dalam bentuk pendampingan program, penguatan kapasitas tenaga pengajar, maupun bantuan sarana penunjang lainnya secara berkala.
"Sinergi yang erat antara Pemerintah Pusat dan Daerah sangat dibutuhkan, agar keberlangsungan Sekolah Rakyat di Bireuen tetap terjaga kualitasnya, dan mampu melahirkan generasi yang mandiri dan berdaya saing,"ujar Mukhlis.
Kegiatan Launching dan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Desa Beunyot Kecamatan Juli berakhir dengan penyerahan santunan kepada anak yatim. (AJ).