Saat ini kata dia, pihaknya sedang mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan pasca-banjir dengan sistem pendataan berbasis koordinat dan foto yang akurat.
"Hingga kini, sekitar 90 persen sekolah terdampak telah masuk tahap verifikasi perbaikan. Namun, selain fisik, edukasi adalah kunci. Kami berkomitmen mendampingi sekolah agar para guru memiliki pengetahuan yang tepat untuk melindungi siswa yang merupakan kelompok paling rentan saat situasi darurat," ujarnya.
Selanjutnya Muslim yang akab disapa Cut Lem juga mengapresiasi respon cepat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam meninjau kondisi sekolah di Kabupaten Bireuen.(AJ)