Pemkab Aceh Selatan Abai Soal Jembatan Penghubung Dua Desa yang Nyaris Celakakan Warga!

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Senin, 21 Agustus 2023 | 16:52 WIB
Jembatan Desa Alur Sumerah Samadua Aceh Selatan rutuh akibat dihantam banjir. Tebing pengaman gambong roboh. (Realitasonline.id/Zul)
Jembatan Desa Alur Sumerah Samadua Aceh Selatan rutuh akibat dihantam banjir. Tebing pengaman gambong roboh. (Realitasonline.id/Zul)

Aceh Selatan - Realitasonlone.id | Akibat bencana banjir tahun 2021 lalu meruntuhkan kepala jembatan yang menghubungkan Gampong Alur Sumerah dengan Gampong Dalam Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan.

Namun bukan sekedar terputusnya kepala jembatan saja, tapi badan jembatan juga sudah miring ditambah lagi runtuhnya tebing pengaman desa pada Daerah Aliran Sungai (DAS) di sekitaran jembatan sepanjang 100 meter itu.

Terkait dengan itu Pemkab Aceh Selatan hingga turunnya berita ini belum memberi tanggapan serius.

Baca Juga: Pukat Trawl Menjajah Nelayan Sergai, Diduga Banyak Kejanggalan Mengapa Dibiarkan Bebas Beroperasi?

Kepala Gampong (Kades-red) Alur Sumerah, Zulpan didampingi beberapa orang kepala gampong di Pemukiman Panton Luas Kecamatan Samadua saat dihubungi Realitasonline.id Senin (21/8/2023) membenarkan kejadian tersebut.

Kepala jembatan porak poranda dan hingga badan jembatan terdapat kemiringan. Sebut Zulpan, jembatan tersebut merupakan urat nadi trasportasi warga desa Alur Sumerah dengan desa Dalam dan beberapa desa lainnya.

Dengan kejadian banjir tersebut juga menghantam tebing pengaman gampong (desa) sekira 100 meter.

Baca Juga: Sederet Nama Penerima Tanda Kehormatan dari Presiden RI, Putra Daerah Tabagsel Raih Satyalancana Wira Karya

"Sekarang tebing sunggai hanya tinggal beberapa meter lagi dengan Kantor Geucik dan perkampungan penduduk," ujarnya. Dikhawatirkan kondisi itu bisa mencelakakan warga.

Terkait dengan usulan atau permohonan, penanganan kasus pasca banjir itu sudah berulang kali dibuat proposalnya ke Pemkab Aceh Selatan, bahkan Bupati Tgk Amran sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.

Pada hal Pemkab Aceh Selatan katanya sudah berjanji kejadian tersebut akan ditangani tahun 2023 ini, namum hingga kini belum ada tanda untuk dikerjakan, sebutnya.

Baca Juga: Hebat! 2 Program Studi Politeknik Negeri Lhokseumawe Aceh Raih Akreditasi Unggul

"Bila kejadian ini tidak ditanganai secara dengan serius, besar kemukinan akan berakibat terjadinya badan jembatan ambruk ke dasar sungai dan memporakporandakan bangunan kantor Keucik termasuk perumahan masyarakat," ujarnya.

Seiring dengan itu sejumlah Kepala Gampong dalam Pemukiman Panton Luas seraya menambahkan mereka sangat mendukung membangun kembali jembatan yang sudah miring dihantam banjir termasung tebing pengaman gambong yang sudah terkikis banjir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X