aceh

Halal Bihalal, Warga Muhammadiyah Samalanga Bireuen Salat Subuh Berjemaah di Lapangan Terbuka

Minggu, 30 April 2023 | 17:07 WIB
Jemaah salat subuh di tempat terbuka di lokasi Pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga. (Realitasonline.id/ AJ)

Bireuen - Realitasonline.id | Sekitar 150 warga Muhammadiyah Samalanga dan Simpatisannya melaksanakan salat subuh berjemaah di lapangan terbuka di lokasi pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah di Gampong (Desa) Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, Minggu (30/4/2023).

Salat subuh berjemaah itu dilaksanakan di tempat terbuka diimami oleh ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A Latief, SpOG.

Amatan Realitasonline.id, warga Muhammadiyah dan simpatisannya dari Desa Sangso dan sekitarnya hadir ke tempat tersebut beberapa menit sebelum salat subuh dimulai.

Baca Juga: Gubernur Edy Rahmayadi Putus Kontrak Proyek Multiyears Pemprov Sumatera Utara Rp 2,7 Triliun Waskita Karya

Setiba di tempat itu meraka membentangkan sajadahnya masing-masing di atas rumput lokasi pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga.

Seperti biasa, jemaah pria mengambil posisi di bagian depan, sedangkan kaum hawa membentuk saf pada bagian belakang lapangan tersebut. Tiba waktu subuh, salat pun dimulai.

Salat subuh di lokasi pembangunan Masjid Taqwa Samalanga itu diimami oleh ketua PDM Bireuen Athaillah A Latief. Seterusnya, usai salat Athaillah A Latief menyampaikan tausyiah di hadapan jamaah yang memadati lapangan terbuka itu.

Baca Juga: China Berhasil Tekan Pertumbuhan Penduduk, India Jadi Negara dengan Populasi Terbanyak

Dokter spesialis kandungan yang akrab disapa Ustaz Athaillah mengatakan, umat islam di seluruh dunia baru saja selesai melaksanakan puasa Ramadhan dan merayakan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kita, ujar Athaillah A Latief harus dapat mengambil hikmah dari puasa agar menjadi hamba Allah yang bisa menjaga tauhid, menjaga hati dan akhirnya mampu meningkatkan kualitas ibadah setiap harinya.

Ketua PDM Bireuen Athaillah A Latief juga menyinggung tentang pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga di Desa Sangso yang masih tertunda.

Tentang kelanjutan membangun masjid itu, Athaillah A Latief menjanjikan akan terus mengupayakan.

"Alasan orang itu (kelompok yang melarang membangun Masjid Taqwa Muhammadiyah di tempat itu) supaya jangan ada dua jumat. Kata mereka salat jumat cukup saja dilaksanakan di Kemasjidan," ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa Unimal Aceh Asal Lubuk Pakam Diduga Bunuh Diri, Ini Keterangan Kampus

Halaman:

Tags

Terkini