Kultum Ramadhan Singkat: Bagaimana Niat Puasa?

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Kamis, 30 Maret 2023 | 14:11 WIB
Doa niat puasa Ramadhan (Realitasonline.id/ Pexels.com)
Doa niat puasa Ramadhan (Realitasonline.id/ Pexels.com)


MEDAN - Realitasonline.id | Puasa Ramadhan hendaknya diawali dengan niat dan imsak. Untuk itu, niat puasa haruslah karena Allah SWT semata.

Niat puasa Ramadhan jangan disusupi dengan yang lain, misalnya ingin menurunkan berat badan atau karena ingin mendapat pujian dari orang lain.

Banyak orang sering kali lupa membaca niat puasa Ramadhan. Ulama telah mengingatkan niat puasa Ramadhan merupakan syarat utama sahnya ibadah.

Baca Juga: 60 KK Huni Areal Penggembalaan Nodi 682 Ha Harus Buat Surat Pernyataan ke Pemkab Karo

Hadits Shahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidzi: 662, dan al-Nasa’i: 2293), Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu fajar, maka ia tidak berpuasa.”

Niat puasa Ramadhan hendaknya dilafazkan baik dengan ucapan maupun di dalam hati untuk sebulan penuh sebagai antisipasi jika lupa atau tertidur.

Baca Juga: Ketua MUI Percut Sei Tuan : Tentukan Materi Ceramah Ramadhan Penting

Menurut madzhab Syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh tersebut cukup untuk puasa satu hari yang pertama, sehingga stiap hari puasa Ramadhannya wajib diniati, jika tidak diniati maka tidak sah puasanya sebulan tersebut kecuali puasa Ramadhan hari pertamanya.

Menurut imam Malik niat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali, yang artinya jika tidak niat pun sudah sah karena niatnya sudah sebulan penuh pada malam hari pertama awal puasa Ramadhan tersebut. [ Hasyiya qulyubi wa 'umairoh 2/67, Al-majmu' syarah muhadzab 6/303, Hasyiyah al-bajuri 1/288 ].

Mengikuti atau taqlid Imam Malik dianjurkan untuk tetap memperbarui niat puasa pada malam hari.

Baca Juga: Penilaian kinerja Penurunan Stanting Kabupaten /Kota Se-Sumut Dihadiri Semua Kepala Daerah

Niat Puasa Ramadhan Sebulan
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.

Adapun bunyi niat puasa Ramadhan yang dibaca secara harian
Nawaitu shouma ghodin ‘an adaai fardhi syahri romadhooni haadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini karena Allah. (AY/AY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X