Prediksi BMKG Terkait Kenaikan Suhu Global Capai 3,5 Derajat Tahun 2100

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 13 Juni 2023 | 06:00 WIB
BMKG. (Realitasonline.id/Dokumen)
BMKG. (Realitasonline.id/Dokumen)

 

Medan - Realitasonline.id | Pada tahun 2100 BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) akan memprediksi suhu global mencapai 3,5 derajat Celcius.

Dwikorita karnawati selaku kepala BMKG memberi amanat bahwa kenaikan suhu itu ketika penggunaan bahan bakar fosil tidak ditekan. Kemudian adanya reboisasi lahan hutan gundul yang tidak dilaksanakan.

"Dari hasil riset BMKG kalau kita tidak segera melakukan mitigasi hutan tidak direboisasi bahan bakar fosil terus dipakai maka diprediksi kenaikan suhu pada tahun 2100 akan mencapai 35 derajat Celcius," katanya.

Baca Juga: Wabup Labuhanbatu Tinjau pelaksanaan Pemeriksaan Jantung Di SMPN 1 Rantau Selatan

Dia juga menjelaskan bahwa hasil penelitian yang dilakukan dari tim peneliti BMKG beberapa tahun belakangan menunjukkan bahwa es yang ada di puncak gunung Jayawijaya bakal habis tahun 2025 sehingga dampaknya bisa mempengaruhi dari tata air di wilayah Papua.

Kemudian, perubahan iklim akan berdampak di Indonesia pun sudah terasa. Contohnya ada di Samarinda suhu udara di sana terbilang sangat tinggi.

"Dari hasil monitoring kami panas itu terjadi di Samarinda jadi di sana panasnya itu tinggi banget," lanjutnya.

Baca Juga: RSUD Parapat Kini Miliki Poli Jantung dan Mata, Bupati Harapkan Ini

Karena tingginya suatu fenomena suhu panas yang ada di Indonesia Dwikorita mengatakan bahwa pengalokasian dana untuk mengadakan peralatan deteksi suhu panas.

Tetapi tetap saja masih dipertimbangkan karena adanya keterbatasan anggaran yang disahkan di 2023.

"Iya kami mau mengalokasikan tapi terus menimbang dulu peralatan yang dicek ataupun alatnya seberapa detail dampak dari ketersediaan peralatan itu dari anggaran tapi dari Bapenas sangat mendukung monitoring dan dampaknya," tukasnya.

Baca Juga: Hasil Memuaskan, Bupati Taput Nikson Nababan Raih Gelar Doktor Dari IPDN

Kemudian, komentar akan hal mendeteksi suhu panas itu muncul dilontarkan oleh anggota komisi V DPR RI Sigit Susiatmo yang meragukan dari anggaran APBN yang mengalir dari BMKG yang digunakan untuk berbelanja peralatan pendeteksi suhu panas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X