Medan - Realitasonline.id | Pada saat hari raya Idul Adha umat muslim disunahkan untuk melaksanakan shalat Idul Adha.
Sebagaimana pada shalat tersebut memiliki rukun serta syarat yang sama dengan salat lainnya.
Kemudian, ada juga macam-macam hal yang dapat membatalkannya jika memiliki perbedaan dengan shalat pada umumnya.
Hanya saja pada shalat Idul Adha ini tidak diawali dengan azan ataupun Iqamah. Karena shalat ini memiliki sedikit perbedaan dalam pelaksanaannya.
Baca Juga: Polres Batubara Ringkus Dua Orang lagi Diduga Penganiaya Pencuri Kambing
Shalat Idul Adha ini dilakukan sejak terbitnya matahari sampai zuhur tiba.
Shalat Idul Adha ini dilakukan dua rakaat disunahkan dilakukan secara berjamaah. Tetapi, jika terlambat berjamaah maka salat Idul Adha ini boleh dilakukan secara sendirian (munfarid).
Dilansir dari nu.or.id berikut tata cara salat Idul Adha:
Pertama, ketika hendak melaksanakan salat Idul Adha maka diawali dengan niat karena niat itu sunnah dilafalkan untuk membimbing hati membaca niat yang sama.
Baca Juga: 17 Pelajar Humbahas Diberangkatkan Ikuti Seleksi Popnas 2023
Adapun bacaan niat salat idul adha sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــال
Artinya:"saya berniat salat sunah Idul Adha 2 rakaat menjadi (makmum/imam) karena Allah ta'ala"
Kedua, takbiratul ihram sebagaimana salat biasanya. Telah membaca doa iftitah salatnya dilanjutkan dengan membaca takbir kemudian mengangkat tangan sebanyak 7 kali pada rakaat pertama.