Pengurus PWI dan SPS Sumut ke Radar Bali, Pemilu 2024 Efek Jokowi Masih Berpengaruh Naikan Oplah

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Kamis, 10 Agustus 2023 | 12:50 WIB
Ketua PWI dan SPS Sumut H Farianda Putra Sinik menerima plakat cendramat dari Pimpinan Redaksi Radar Bali Djoko Heru saat menerima kunjungan rombongan pengurus PWI dan SPS Sumut (Realitasonline.id/ASL)
Ketua PWI dan SPS Sumut H Farianda Putra Sinik menerima plakat cendramat dari Pimpinan Redaksi Radar Bali Djoko Heru saat menerima kunjungan rombongan pengurus PWI dan SPS Sumut (Realitasonline.id/ASL)

 

Bali - Realitasonline.id | Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut yang juga Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut H Farianda Putra Sinik SE bersama rombongan berkunjung ke Redaksi Radar Bali, Rabu (9/8/2023).

Rombongan PWI/SPS Sumut dikemas melalui Forum Diskusi Group dipimpin H Farianda Putra Sinik SE, diterima Pimpinan Redaksi Radar Bali Djoko Heru dan Pimred online radarbali.jawapos.com Ridwan, bersama korlip dan jajaran redaktur.

Dalam rombongan tersebut Ketua PWI/SPS Sumut H Farinda Putra Sinik sekaligus Pemimpin Redaksi Harian  Medan Pos, Rianto Ahgly SH Penasehat PWI/Sekretaris SPS Sumut dan PU/Pimred Harian Sumut24 Group,  Asih Astuti Pimred Harian Sumut Pos.

Baca Juga: Dahsyat Pesan Ketua PP Muhammadiyah Terhadap Masyarakat yang Ingin Negaranya Maju

Hendrik Prayitno Pimpinan Perusahaan Harian Waspada, Erwin S Pimpinan Perusahaan Harian Berita Sore, Agus Salim Unjung (Pimred garudaonline.com), Agus S Lubis (Pimred Harian Realitas) dan Ketua IKWI Sumut Hj Fadia Achri Yulan, Marlina Elyanti ( Pimpinan Perusahaan Sumut24.

Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Redaksi Radar Bali Djoko Heru bersama Pimred online radarbali.jawapos.com Ridwan menjelaskan, kondisi pemilih di Bali pada pemilu 2019 lalu naik. Artinya, masyarakat di Bali berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dan memberikan hak suaranya. Mungkin jauh berbeda dengan provinsi lain, khususnya Sumatera Utara.

Kenapa masyarakat Bali sangat antusias memberikan hak suara para Pemilu 2019 lalu. "Ini semua karena pengaruh Efek Jokowi. Dan saya yakin pada pemilu 2024 nanti, Efek Jokowi masih sangat berpengaruh," tegasnya.

Baca Juga: Benar-benar Karya Nyata, Mahasiswa UMSU Ciptakan Mesin Ini Diberikan Petani Sergai

Makanya, pada pemilu 2019, Radar Bali bisa naik oplah cetaknya mencapai 82 persen, ya itu tadi karena efek Jokowi.  

Dalam setiap pemberitaan, ujar orang nomor satu di Redaksi Radar Bali tersebut, "Harian Radar Bali terus memberikan edukasi kepada pemilih maupun pembaca agar Jokowi tetap menang pada pemilu 2019. Hasilnya, luar biasa, Pak Jokowi yang menang.

Solusi ini, ujar Djoko Heru bisa diterapkan para pimpinan redaksi media cetak di Medan Sumatera Utara pada pemilu 2024 mendatang, sehingga oplah cetak tak anjlok dan terjun bebas.

Baca Juga: Siapa Sangka Perelly Satu Ini Seorang Wagub, Masuk 5 Besar South Borneo Rally 2023

Solusi lainnya, ujar Djoko Heru, untuk menaikkan oplah koran, penerbit atau pimpinan redaksi harus membuat lucly draw, sehingga menarik para pembaca dan dengan sendirinya oplah media cetak bisa naik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X