Gerebek Pabrik Oli Palsu, Kapolrestabes Medan Sebut Pelaku Raup Keuntungan hingga Ratusan Juta per Bulan

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Sabtu, 2 September 2023 | 21:36 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda didampingi Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa menunjukkan barang bukti bahan-bahan pembuatan oli palsu, Sabtu (2/9/2023)
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda didampingi Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa menunjukkan barang bukti bahan-bahan pembuatan oli palsu, Sabtu (2/9/2023)

Medan - Realitasonline.id | Sat Reskrim Polrestabes Medan akhirnya membekuk D yang merupakan pemilik pabrik pembuatan oli palsu di kawasan Tanjung Selamat,  Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda kepada wartawan, Sabtu (2/9/2023) mengungkapkan selain D petugas juga sebelumnya sudah mengamankan 7 orang yang merupakan karyawan pabrik.

Penindakan atau penggerebekan di pabrik sekaligus gudang Harmoni 3 Blok O PT Bumi Putera Prima itu dilakukan pada, Kamis (31/8/2023) sore. 

Baca Juga: Bikin Bupati Simalungun Berang saat Sidak ke Puskesmas, Kapus Berani Absen tanpa Keterangan, Begini Akibatnya

"Dari hasil pemeriksaan dan interogasi, adapun peran para pegawai pabrik tersebut berbeda-beda dalam memproduksi oli palsu," ungkap Kapolrestabes didampingi Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa.

"Barang bukti yang disita dari lokasi ada 190 drum, dimana 150 drum berisi bahan baku sedangkan 40 drum lagi kosong," imbuhnya.

Baca Juga: Aksi Perampokan Dilakukan Berulang Kali, 2 Tersangka Mengaku Polisi Dibekuk Polres Taput, Begini Kejadiannya

Lanjut Valentino, ada juga beberapa stiker yang sudah terpasang di botol plastik oli palsu.

Stiker itu diduga menyerupai stiker dari salah satu merk oli yang terkenal. Namun, untuk yang diproduksi di sini ada merk Junco dan Combo.

Para pelaku menjual produk oli palsu itu ke luar Kota Medan. Sedangkan angka produksi prlaku cukup fantastis dengan merk yang digunakan. 

Baca Juga: Masyarakat Serbu Produk UMKM di Festival Sisibataslabuhan Bank Indonesia Siantar

"Setiap hari pelaku dapat memproduksi 6.000 botol oli palsu. Sedangkan keuntungan Rp200 juta per bulan," terang Valentino Alfa Tatareda.

"Oli ini dijual dengan harga murah, dari harga biasa oli asli dijual Rp70 ribu, sedangkan oli palsu dijual Rp20 ribu," terang mantan Dirlantas Polda Sumut itu.

Kombes Pol Valentino menegaskan bahwa para pelaku melakukan dugaan tindak pidana yang melanggar UU Perindustin, UU Perdagangan dan Perlindungan Konsumen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X